Tolak Pabrik Semen, Warga Pracimantoro Ajukan 13 Tuntutan
Warga Pracimantoro ajukan 13 tuntutan, desak revisi RTRW Wonogiri dan tolak pabrik semen demi kelestarian karst.
Pasar Beringharjo yang sudah berganti warna./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Kebudayaan Kota Jogja memilih salah satu pasar tradisional setempat, Pasar Beringharjo, sebagai lokasi penyelenggaraan Festival Sastra Yogyakarta 2022 untuk mengenalkan karya sastra ke kelompok yang lebih luas, khususnya karya perempuan.
Festival Sastra di Pasar Beringharjo yang digelar pada Rabu (9/11/2022) tersebut diberi tajuk "Sastrastri" yang mengangkat keterlibatan perempuan dalam dunia sastra, termasuk beragam isu perempuan, profesi perempuan, hingga posisi perempuan di dunia sastra.
“Sastra bisa dikatakan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Tidak harus berwujud tulisan tetapi bisa juga lisan,” kata Penulis Ramayda Akmal saat menjadi pembicara di "Sastrastri".
Sastra dalam bentuk lisan, lanjut dia, bisa saja berwujud cerita, dongeng, hingga bergosip.
Dalam kegiatan tersebut juga diselipkan penampilan khusus dari 10 buruh gendong di Pasar Beringharjo yang bersama-sama membaca puisi, juga dengan tema perempuan berjudul "Wanita Jawa".
Salah satu buruh gendong, Sulbiyo, mengatakan berlatih dua kali untuk penampilan mereka di "Sastrastri".
Perempuan berusia 68 tahun yang sudah menjalani pekerjaan sebagai buruh gendong sejak berusia 17 tahun tersebut mengaku baru pertama kali tampil membaca puisi.
“Karena sudah berlatih, jadi harus percaya diri saat baca puisi,” katanya yang mengaku tidak merasa grogi saat tampil.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Yetti Martanti mengatakan "Sastrastri" merupakan kegiatan yang melibatkan perempuan dari berbagai latar belakang untuk saling memahami eksistensi perempuan dari berbagai sudut pandang.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para perempuan dari berbagai latar belakang ini bisa saling memberikan inspirasi,” katanya.
Keterlibatan buruh gendong, lanjut dia, merupakan upaya untuk menunjukkan bahwa pekerja tersebut adalah representasi nyata dari emansipasi perempuan di masa sekarang.
“Meskipun harus menggendong beban puluhan kilo, tetapi para perempuan ini tetap mampu melakukannya. Kekuatan yang identik dengan pria ternyata dimiliki oleh para buruh gendong,” katanya.
BACA JUGA: Keterlaluan! Penjaga Rumah di Bantul Malah Curi Mobil dan Motor Majikan
Yetti mengatakan buruh gendong bisa disebut sebagai anomali di masyarakat yang masih menilai bahwa perempuan hanya sebagai “kanca wingking” atau hanya bekerja di dapur .
Penyelenggaraan Festival Sastra Yogyakarta 2022 akan berlangsung hingga Minggu (13/11/2022) dengan beragam kegiatan yang diselenggarakan di berbagai lokasi, seperti museum, toko buku, dan kereta api.
Pemilihan lokasi penyelenggaraan Festival Sastra diharapkan menciptakan suatu romansa di Kota Yogyakarta dan menjadi obat kerinduan agar selalu memiliki alasan untuk kembali ke kota tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Warga Pracimantoro ajukan 13 tuntutan, desak revisi RTRW Wonogiri dan tolak pabrik semen demi kelestarian karst.
Sebanyak 35 anak Gunungkidul lolos Sekolah Rakyat 2026. Namun data final masih menunggu SK Gubernur DIY Sri Sultan HB X.
Penggunaan BBM B50 aman untuk kendaraan diesel, namun pakar ITB mengingatkan beberapa komponen penting tetap harus rutin dicek.
Prediksi Inggris vs RD Kongo di 32 besar Piala Dunia 2026, lengkap dengan susunan pemain, analisis, dan prediksi skor terbaru.
Kemdiktisaintek meluruskan isu 60.000 camaba mundur. Data itu berasal dari evaluasi 2025, bukan kondisi penerimaan 2026.
Pemkab Sleman mulai rehabilitasi 8 SMP pada 2026. Enam sekolah sudah kontrak, sisanya menyusul dengan anggaran Rp1,54 miliar.