Bantul Kucurkan Rp2,17 Miliar untuk Perbaikan 89 Rumah Tak Layak Huni
Pemkab Bantul mengalokasikan Rp2,17 miliar untuk memperbaiki 89 rumah tidak layak huni pada 2026 yang tersebar di tujuh kapanewon.
Suasana pembukaan Lir-Ilir Fest yang digelar selama dua hari di JEC pada Sabtu (16/8/2025) (email)
Harianjogja.com, BANTUL – Lir Ilir Fest kembali digelar pada 16–17 Agustus 2025 di Jogja Expo Center (JEC). Selama dua hari, JEC akan menjadi pusat pertemuan umat dengan rangkaian kegiatan yang memadukan dakwah, pameran multiproduk, halal food court, pameran busana muslim, kids corner, lomba kreatif anak, ruqyah massal, jalan sehat, hingga makan soto bersama.
Ketua Panitia, Muhammad Akhid Subianto menyebut gelaran ini terselenggara berkat kerja ikhlas para relawan. “Relawan tidak pernah tanya apa yang akan didapat, tapi apa yang bisa mereka beri,” ujarnya, Sabtu (16/8/2025).
Sejak lahir pada 2022, Lir Ilir Fest konsisten menjadi ruang silaturahmi dan kolaborasi. Setelah mengusung tema “Ojo Leren Dadi Wong Apik” (2022), “Urip iku Urup” (2023), dan “Wang Sinawang” (2024), tahun ini tema besar “Lir Ilir” dipilih untuk memperkuat persatuan umat sekaligus menginspirasi kota lain di Indonesia.
Ustaz Abdul Somad yang hadir saat pembukaan acara menilai agenda ini sebagai bentuk “dakwah aplikasi”. “Dakwah ini tidak hanya sekadar ceramah, tapi dakwah berjamaah. Belanja, pameran, hingga kajian jadi satu. Semua langsung dipraktikkan, bukan hanya dihafalkan,” ujarnya.
BACA JUGA: Di Kota Jogja Masih Ada 2.323 Pengangguran, Didominasi Lulusan SMK
Ia optimistis momentum Lir Ilir Fest bertepatan dengan peringatan 80 tahun kemerdekaan dapat menjadi semangat kebangkitan umat dan bangsa. “Indonesia yang katanya jatuh, gelap, insyaallah bangkit. Tandure wis sumilir, ijo royo-royo, berkah selalu, bangkit Indonesiaku,” ungkapnya.
Sejumlah ulama juga turut hadir, di antaranya Ustaz Salim A. Fillah, Habib Muhammad Bin Anis, Ustaz Lukmanul Hakim, dan Ustaz Soeman.
Panewu Banguntapan, I Nyoman Gunarsa yang hadir mewakili Bupati Bantul, mengapresiasi gelaran ini karena memberi manfaat luas. “Kegiatan ini luar biasa, membawa dampak ekonomi sekaligus memperkuat nilai ketakwaan. Pemerintah tentu sangat mendukung,” ujarnya.
Dengan ratusan tenant dan ragam kegiatan, Lir Ilir Fest 2025 diharapkan tak hanya menjadi ajang peringatan kemerdekaan, tetapi juga momentum silaturahmi dan kebangkitan umat dari Jogja untuk Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul mengalokasikan Rp2,17 miliar untuk memperbaiki 89 rumah tidak layak huni pada 2026 yang tersebar di tujuh kapanewon.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.