Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo (tengah) dan Komandan Kodim 0734/Kota Jogja, Kolonel Inf Arif Setiyono (kiri) saat membuka Kodim Fest 2025./ Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Kodim 0734/Kota Jogja sukses menggelar Kodim Fest 2025 pada Sabtu (28/6/2025) lalu yang menyedot banyak masyarakat. Kegiatan dalam rangka mengangkat produk UMKM lokal dan mendukung ketahanan pangan tersebut bakal digelar setiap dua minggu sekali.
Komandan Kodim 0734/Kota Jogja, Kolonel Inf Arif Setiyono mengungkapkan, Kodim Jogja Fest mengangkat semangat memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung program Lumbung Pangan Mataraman Kota Jogja, dengan melibatkan Petani Milenial (urban farming) dan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya menyangkut ketersediaan bahan makanan, tetapi juga aksesibilitas, keterjangkauan, dan keberlanjutan.
“UMKM di sektor pangan baik pertanian, peternakan, perikanan, pengolahan makanan, hingga distribusi merupakan tulang punggung ekonomi lokal dan kunci dalam mewujudkan sistem pangan yang tangguh dan mandiri,” kata dia dalam keterangannya dikutip dari laman resmi Pemkot Jogja, Minggu (29/6/2025).
BACA JUGA: Gubernur DIY Sri Sultan HB X Terbitkan Larangan Penahanan Ijazah Milik Karyawan
Ia menambahkan, Kodim Jogja Fest yang akan diselenggarakan setiap dua minggu sekali yang diharapkan akan melahirkan ide-ide segar, kerjasama, serta langkah nyata dalam membangun ekosistem UMKM sektor pangan yang berdaya saing, berkelanjutan, dan inklusif.
“Mari kita jadikan ketahanan pangan sebagai gerakan bersama, bukan hanya wacana,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo mengapresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi masyarakat, khususnya melalui penguatan peran produk-produk lokal.
Kodim Jogja Fest menghadirkan 44 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari sektor fashion, serta partisipasi Bulog yang menyediakan bahan pokok dengan harganya dapat bersaing.
“Ketika banyak mengadakan aktivitas seperti ini, maka pemutaran ekonomi menjadi lebih bagus. Produk-produk lokal bisa lebih dinikmati oleh masyarakat Kota Yogyakarta. Lebih menarik lagi, kegiatan ini memberikan harga bahan pokok yang bersaing, yang penting untuk pengendalian inflasi,” jelas Hasto
Ia juga berharap, agar komoditas-komoditas yang sensitif terhadap inflasi seperti cabai, bawang merah, bawang putih, dan beras dapat tersedia dalam kegiatan ini. “Terima kasih kepada Kodim 0734, saya mengapresiasi kegiatan ini,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.