Menguji Ketahanan Jogja di Tengah Tekanan
Sebagai pusat jasa, pendidikan, dan pariwisata DIY, Kota Yogyakarta memiliki karakteristik kerentanan yang berbeda dibandingkan dengan daerah lain.
Penampilan teater Jubah Macan./Ist
JOGJA-SMA N 3 Yogyakarta pada tahun 2022 ini, kembali mengadakan Pentas Rakyat (PERAK) yang sempat hiatus kurang lebih selama 2 tahun akibat pandemi Covid-19. Pentas ini digelar pada hari Sabtu, 19 November 2022, di Lapangan Bola SMA N 3 Yogyakarta dan terbuka untuk umum tanpa pungutan biaya.
Sebuah pentas rakyat karya siswa siswi SMA Negeri 3 Yogyakarta yang berjudul “JayaRatih” yang bertemakan Kesetiaan antara Kamajaya dan Kamaratih ini dibalut dengan unsur humor, romantis, aksi, dan lebih banyak lagi.
Pentas rakyat ini merupakan agenda tahunan SMA N 3 Yogyakarta dalam rangka melaksanakan program kerja OSIS SMA N 3 Yogyakarta periode 2022/2023 dan kerjasama dengan Teater Jubah Macan (JM). Salah satu tujuan diadakannya Pentas Rakyat ini adalah sebagai wujud apresiasi generasi muda terhadap pertunjukan teater.
Seluruh warga SMA N 3 Yogyakarta turut berkontribusi dalam menyukseskan acara Pentas Rakyat ini. Banyak siswa siswi yang bekerjasama dalam proses produksi pementasan ini.
Target penonton pada pentas rakyat ini adalah warga sekitar sekolah karena Pentas Rakyat ini merupakan pentas hiburan yang didedikasikan kepada warga sekitar. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan bahwa banyak kalangan masyarakat yang dapat hadir pada pentas ini.
Terdapat banyak keunikan pada PERAK tahun ini, di antaranya, menceritakan kisah pewayangan Kamajaya dan Kamaratih, yang jarang diangkat, tetapi memiliki kandungan makna yang mendalam mengenai kesetiaan, adanya kombinasi dengan komedi yang berisi lelucon dan kritik sosial yang berhubungan dengan masalah-masalah terkini, terdapat dekoran obor api yang menyala memutari lapangan, dan tentunya terdapat stand makanan gratis untuk pengunjung.
"Kami berharap, dengan adanya pementasan ini, masyarakat dapat lebih mengenal dan melestarikan kebudayaan Indonesia khususnya budaya Jawa lebih luas lagi karena Pentas Rakyat (PERAK) mengangkat kebudayaan Indonesia pada latar tahun 1400-an, terutama kebudayaan Jawa, seperti penggunaan gamelan sebagai musik dan Bahasa Jawa sebagai bahasa dalam beberapa dialog," kata Kenny Alviano Surya Atmaja selaku Humas Pentas Rakyat dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Jumat (18/11/2022).
Seni teater dengan alunan nada musik Jawa siap menemani masyarakat Yogyakarta pada 19 November nanti.
Adapun Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui IG : @eventpadz @jubahmacan. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebagai pusat jasa, pendidikan, dan pariwisata DIY, Kota Yogyakarta memiliki karakteristik kerentanan yang berbeda dibandingkan dengan daerah lain.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulonprogo membeberkan hasil uji laboratorium terkait dugaan kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa sejumlah
Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026 mengusung tema LAKU dan menghadirkan beragam program sastra serta 2.500 puisi dari penulis se-Indonesia.
Thalita Wiryawan tersingkir dari BWF World Championships 2026 setelah kalah dari An Se Young dengan skor 15-21, 11-21.
Polisi menemukan selisih data manifes KM Mutiara Sentosa II yang terbakar di utara Sumenep. Lima orang meninggal dan lima masih hilang.
Bareskrim Polri mengungkap workshop pengolahan emas ilegal di perumahan Jakarta Utara yang hasilnya diduga diselundupkan ke Hong Kong.