PDI Perjuangan DIY Luncurkan BAIS Yogyakarta untuk Soekarno Cup
DPD PDI Perjuangan DIY meluncurkan BAIS Yogyakarta untuk berlaga di Soekarno Cup 2026 dengan target meraih gelar juara.
Audiensi Harian Jogja ke Komisi B DPRD Kota Jogja, Kamis (1/12/2022)./Istimewa
JOGJA—Kota Jogja dinilai layak sebagai tempat digelarnya berbagai event wisata, caranya adalah dengan memaksimalkan potensi tiap wilayah.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi B DPRD Kota Jogja Susanto Dwi Antoro saat audiensi dengan perwakilan Harian Jogja bersama Komisi B DPRD Kota Jogja, Kamis (1/12/2022).
Antoro menyampaikan pada 2023, Kota Jogja menggelar beberapa event berbasis momen peringatan, serta berupaya memaksimalkan potensi pada tiga sungai yaitu Sungai Code, Winongo dan Gajah Wong.
“Ini akan kami gelar menjadi satu event yang mungkin menjadi hal yang baru. Kami sampaikan, Jogja dengan tiga sungai menjadi potensial untuk dikembangkan,” kata Antoro, Kamis (1/12/2022).
Ia mengatakan, beberapa pengelolaan potensi sungai bekerja sama dengan kampung wisata di antaranya Kampung Wisata Becak Maju, Kampung Wisata Suryatmajan, dan Situs Padas Temanten di Kelurahan Prenggan, Kemantren Kotagede.
“Ini menjadi jawaban, sungai menjadi halaman depan dan menjadi prioritas untuk kami kembangkan menjadi destinasi wisata. Karena di Kota Jogja tidak ada yang berbasis alam atau ekologi kecuali sungai ,” kata Antoro.
Rencananya tahun depan, DPRD Kota Jogja juga mendorong pembentukan kampung wisata.
“Kami [dorong] menambah 24 kampung wisata 2023,” kata Antoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPD PDI Perjuangan DIY meluncurkan BAIS Yogyakarta untuk berlaga di Soekarno Cup 2026 dengan target meraih gelar juara.
Polres Karanganyar menghentikan penyelidikan dugaan MinyaKita berbau solar setelah uji laboratorium memastikan tidak ada kandungan solar maupun minyak tanah.
Gempa magnitudo 5,3 mengguncang Ismailia, Mesir. Belum ada laporan korban, sementara pemerintah mengaktifkan tanggap darurat dan rumah sakit bersiaga.
Bantul menargetkan angka kemiskinan turun di bawah 10 persen pada 2026. Sebanyak 103 program disiapkan dengan dukungan pembaruan DTSEN.
Korlantas Polri dan Jasa Marga memperkuat pengawasan kendaraan ODOL melalui integrasi ETLE, RFID, dan WIM menjelang penerapan Zero ODOL awal 2027.
WMO memprediksi El Nino menguat pada Agustus-Oktober 2026 dan berpotensi memicu suhu di atas normal, kekeringan, banjir, serta kebakaran hutan.