Disbud Bantul Bongkar Sejarah Kapitan Tan Djin Sing hingga Madukismo
Disbud Bantul angkat sejarah Tan Djin Sing dan Madukismo. Generasi muda diajak memahami jejak Tionghoa di Jogja.
Jumpa pers Penkot Jogja untuk Hari Koperasi ke -75 di Balai Kota pada Jumat (2/12/2022)./Harian Jogja
JOGJA—Hari Koperasi ke-75 dirayakan Pemkot Jogja dengan berbagai kegiatan. Bertajuk Ayo Berkoperasi, kegiatan tersebut hendak menyasar generasi muda untuk turut bergabung dalam koperasi.
Generasi muda jadi sasaran karena mereka yang akan melanjutkan pembangunan ekonomi. Melalui koperasi, harapannya nilai gotong royong dalam ekonomi pada generasi muda dapat tumbuh.
Kegiatan yang dikoordinasi Dinas Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disprinkop UKM) Jogja tersebut melibatakan berbagai organisasi koperasi. Organisasi tersebut adalah Dewan Koperasi Indonesia (Depkopinda) Jogja, Forum Komunikasi Kota Yogyakarta (F3Y), dan Asosiasi Baitul Maal Wattanmil Indonesia (Absindo).
Kepala Disprinkop UKM Jogja Tri Karyadi Riyanto Raharjo menjelaskan tujuan kegiatan perayaan tersebut untuk meningkatkan promosi produk-produk unggulan koperasi. “Agar bisa mendatangkan investor untuk bisa mengembangkan koperasi lebih maju lagi,” katanya, Jumat (2/12/2022).
Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk pameran yang digelar dua hari di Taman Pintar, Jogja pada Sabtu-Minggu (3-4/12/2022). “Ada juga lomba-lomba supaya makin meriah, ada juga talkshow untuk meningkatkan pemahaman pelaku koperasi, dan hiburan lainnya,” jelas Totok sapaan akrab Kepala Disprinkop UKM Jogja.
Totok menyebut sosialisasi dan edukasi kerap dilakukan pihaknya untuk mengajak generasi muda agar bergabung dengan koperasi. “Sosialisasi terus kami lakukan, termasuk edukasi manfaat dan nilai gotong royong dalam koperasi,” ujarnya.
Kelompok Substansi Kelembagaan Koperasi Disperinkop UKM Jogja Sigit Dwinanto menyebut kolaborasi dan kerjasama jadi kunci mengajak generasi muda untuk bergabung ke koperasi. “Berbagai organisasi koperasi mahasiswa di kampus-kampu Jogja selalu bikin kerja sama dengan kami,” katanya.
Melalui koperasi mahasiswa, jelas Sigit, berbagai strategi untuk meningkatkan keanggotan koperasi dari generasi muda jadi lebih mudah. “Karena mereka yang punya basis kelompok yang solid, bahkan ikatan alumninya juga tetap kami ajak kolaborasi untuk terus bisa mengembangkan koperasi di tingkat lain,” jelasnya, Jumat pagi.
Sigit menyebut selain ke koperasi mahasiswa, pihaknya juga aktif dengan berbagai kelompok lain agar generasi muda bergabung koperasi. “Kegiatan ini juga kami lakukan di Taman Pintar, harapannya dari audiens acara juga dari generasi muda,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disbud Bantul angkat sejarah Tan Djin Sing dan Madukismo. Generasi muda diajak memahami jejak Tionghoa di Jogja.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.