Kesbangpol DIY Dorong Perempuan Terlibat Langsung dalam Politik
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Pertemuan nasional praktik baik penanggulangan stunting di Hotel Alana Yogyakarta, Rabu (14/12/2022)./Dok. Adinkes.
SLEMAN—Stunting masih menjadi pekerjaan rumah di Indonesia hingga saat ini. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) konsen dalam menekan angka stunting di Indonesia demi menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BKKBN Hasto Wardoyo. Menurutnya Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin sangat konsen pada kualitas SDM.
Target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 harus dicapai. Bebas dari kemiskinan ekstrem, kelaparan, bebas stunting, dan angka kematian ibu serta bayi bisa ditekan. Masalah stunting ini, kata Hasto, adalah musuh bersama yang harus diselesaikan bersama-sama juga.
"Best practice tentang percepatan penurunan stunting gotong royong riil yang dikerjakan oleh teman-teman daerah. Sehingga dalam rencana aksi penurunan stunting nasional alhamdulillah kami terbantu oleh kepala daerah," ucapnya dalam acara Pertemuan Nasional Praktik Baik Penanggulangan Stunting di Hotel Alana Yogyakarta, Rabu (14/12/2022).
Hasto mengatakan pendataan terkait stunting penting dilakukan mulai dari nama hingga KK. Data ini dimiliki oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Penyelesaian stunting harus dilakukan bersama-sama oleh berbagai lembaga.
Upaya penurunan stunting telah diatur di dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Semua pihak dilibatkan baik pemerintah dan swasta. Target penurunan prevalensi stunting di 2024 yaitu 14%.
Hasto menyebut masyarakat punya kemampuan untuk mencegah stunting dengan mengatur belanja untuk kebutuhan-kebutuhan prioritas. Misalnya belanja telur, ikan, dan makanan lainnya, dan menekan belanja untuk rokok.
"Terima kasih Perda kawasan anti rokok dipertahankan di Kulonprogo. Jadi sebenarnya kita punya kemampuan finansial."
Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi mengatakan penentuan tumbuh kembang anak ditentukan pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Sehingga perkembangan seorang balita penting untuk dipantau.
"Stunting merupakan satu masalah yang harus dihadapi karena balita dengan stunting akan mempengaruhi kualitas SDM dan kualitas bonus demografi yang sedang dinikmati oleh bangsa Indonesia," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.