Sampah Visual di Jogja Harus Ditertibkan, Jangan Tunggu Laporan Warga
Penataan sampah visual di Jogja diminta dilakukan berkelanjutan. Sumbo Tinarbuko meminta penertiban reklame liar tak menunggu aduan warga.
Ilustrasi anak-anak mengukur tinggi badan. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Pemerintah Kelurahan Keparakan, Mergangsan, Kota Jogja, kian masif menggencarkan upaya pencegahan stunting guna menciptakan generasi sehat di wilayahnya. Langkah nyata ini diwujudkan melalui Gerakan Semangat dan Kepedulian Warga Keparakan (Sekar Kemuning) yang fokus pada intervensi langsung kepada keluarga sasaran.
Lurah Keparakan, Yusuf Ahbari, mengungkapkan bahwa persoalan gangguan pertumbuhan pada anak ini masih menjadi tantangan kesehatan yang serius. Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari komitmen besar Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja dalam mengejar target zero stunting di seluruh wilayah kelurahan agar kualitas kesehatan masyarakat meningkat.
“Dengan adanya masalah stunting ini menyadarkan kita bahwa stunting masih menjadi masalah kesehatan yang banyak kita temukan di sekitar kita,” ujar Yusuf, Senin (9/3/2026). Sebagai langkah konkret pada Februari 2026, pihak kelurahan telah mendistribusikan bantuan pemberian makanan tambahan (PMT) bergizi tinggi kepada 11 keluarga di lingkungan RW 13 dan RW 10.
Paket bantuan nutrisi tersebut dirancang dengan komposisi gizi seimbang, mencakup telur omega 3 serta produk makanan siap saji yang diolah dari ikan tuna segar. Dalam pelaksanaannya, Kelurahan Keparakan turut menggandeng Tim Pendamping Keluarga (TPK), penyuluh KB (PKB), hingga Kepala Puskesmas Mergangsan untuk memastikan pendampingan berjalan efektif di lapangan.
Kolaborasi lintas sektor ini bertujuan memperbaiki kualitas pola asuh serta mengedukasi orang tua mengenai cara pemberian gizi yang tepat bagi balita. Kepala Puskesmas Mergangsan, drg. Risa Diana Permanasari, mengapresiasi inovasi Sekar Kemuning karena sangat membantu tenaga medis dalam melakukan pengawasan kesehatan anak secara komprehensif.
“Dengan melakukan berbagai cara mencegah stunting di Kelurahan Keparakan, diharapkan mampu meminimalisir potensi stunting pada anak-anak di wilayah ini,” kata Risa. Sinergi antara pemberian makanan tambahan dan edukasi pola hidup sehat ini diharapkan mampu menekan angka kasus lama sekaligus memutus rantai munculnya kasus stunting baru di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penataan sampah visual di Jogja diminta dilakukan berkelanjutan. Sumbo Tinarbuko meminta penertiban reklame liar tak menunggu aduan warga.
SPMB SMP Gunungkidul 2026 buka jalur domisili 29 Juni. Aturan diperketat untuk cegah kecurangan KK tempel.
BNN, TNI, dan Polri bongkar 59 jaringan narkoba. Lebih dari 200 ton barang bukti diamankan senilai Rp29 triliun.
Disdikpora Kulonprogo gelar pelatihan dan lomba bisnis untuk pelajar dan pemuda, dorong lahirnya wirausahawan muda.
UGM kembangkan Smart Compost Vessel di Sleman, ubah sampah organik jadi pupuk cair untuk ketahanan pangan keluarga.
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Sleman menggelar peringatan Milad ke-29 yang dirangkaikan dengan peresmian Sasana Krida Wiyata pada Jumat (26/6/2026).