Pameran Karya Siswa Warnai Pembagian Rapor di SMP Stella Duce 2 Jogja
Pameran karya siswa SMP Stella Duce 2 Jogja mewarnai pembagian rapor, menjadi ruang apresiasi bakat, kreativitas, dan pendidikan karakter.
Warga Gedongtengen mengikuti sosialisasi upaya penurunan stunting di Kemantren Gedongtengen, Selasa (7/4/2026). - Dok. Kemantren Gedongtengen
Harianjogja.com, JOGJA—Gerakan Mengonsumsi Protein (Gembrot) mulai didorong menjadi kebiasaan harian warga di Gedongtengen, sebagai langkah konkret menekan risiko stunting pada anak. Program ini tak hanya berupa sosialisasi, tetapi juga praktik langsung pengolahan makanan bergizi di tingkat keluarga.
Kegiatan yang digelar di Kemantren Gedongtengen ini menyasar orang tua, terutama ibu, agar mampu menyediakan menu tinggi protein dari bahan lokal yang mudah dijangkau.
Mantri Pamong Praja Gedongtengen, Ananto Wibowo, menyebut Gembrot menjadi strategi penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat terkait kebutuhan gizi anak.
“Intervensi gizi melalui protein yang cukup menjadi kunci perbaikan status gizi anak. Melalui Bimtek ini, orang tua dibekali pengetahuan praktis mengolah pangan lokal yang kaya protein, terjangkau, dan disukai anak,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Program ini muncul di tengah tren kenaikan prevalensi stunting di Kota Jogja. Data Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) mencatat angka stunting mencapai 12,13% pada Februari 2025, meningkat dari 10,07% pada Juni 2024.
Melalui Gembrot, warga tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung mengolah makanan berbasis protein untuk kebutuhan sehari-hari anak.
Ananto menilai, pemenuhan gizi pada masa emas pertumbuhan anak menjadi faktor krusial yang menentukan kualitas tumbuh kembang di masa depan.
Ia juga menekankan bahwa edukasi masih menjadi tantangan, karena tidak semua keluarga memiliki pemahaman yang cukup terkait pengolahan makanan bergizi.
Tanpa perubahan kebiasaan konsumsi di rumah, risiko stunting dinilai tetap tinggi meskipun intervensi program sudah dilakukan.
“Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian keluarga dalam menyediakan menu sehat bagi anak,” katanya.
Ke depan, Gembrot diharapkan tidak hanya menjadi program sesaat, tetapi berkembang sebagai gerakan berkelanjutan yang membentuk pola makan sehat di masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pameran karya siswa SMP Stella Duce 2 Jogja mewarnai pembagian rapor, menjadi ruang apresiasi bakat, kreativitas, dan pendidikan karakter.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
BPKH membuka rekrutmen pegawai 2026 untuk delapan posisi Asisten Manajer. Simak syarat, daftar formasi, dan jadwal penutupan pendaftaran.