Kejurda MMA DIY 2026 Jadi Ajang Cetak Atlet Potensial
Kejurda IBCA-MMA DIY 2026 di Jogja jadi ajang pembinaan atlet muda dan pencarian bibit potensial menuju level profesional
Pantai Parangtritis dipenuhi para wisatawan, Sabtu (25/12/2021)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan DIY merekomendasikan pembatasan pengunjung yang akan masuk ke destinasi wisata untuk mencegah penumpukan arus saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Kepala Dinas Perhubungan DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti menyatakan salah satu upaya untuk mencegah terjadinya penumpukan arus dan kemacetan pada jalur menuju tempat wisata adalah pembatasan jumlah pengunjung. Kebijakan ini memang perlu dikoordinasikan dengan sektor pariwisata karena pengelola pariwisata juga memiliki target jumlah kunjungan selama libur Nataru.
“Harapan kami, liburan tidak sekadar momentum untuk menampung wisatawan sebanyak-banyaknya tetapi pengelola wisata bisa membaginya dengan destinasi yang lain juga ketika terjadi penumpukan arus,” katanya di Kompleks Kepatihan, Jogja, Kamis (15/12/2022).
Made menambahkan kebijakan pembatasan ini menurutnya sangat fleksibel dengan menyesuaikan kondisi. Jika salah satu destinasi wisata sudah terlampaui padat, wisatawan maka bisa dialihkan ke destinasi terdekat yang masih bisa menampungnya. Kondisi ini juga berkaitan dengan kenyamanan wisatawan itu sendiri.
Made mencontohkan destinasi yang berpotensi menimbulkan penumpukan adalah kawasan wisata. Salah satunya wisata Parangtritis yang sering kali macet panjang di pintu masuk. Kondisi ini sangat mungkin terjadi karena proses pembayaran masih manual.
BACA JUGA: Bantul Bakal Diserbu Wisatawan saat Libur Akhir Tahun, Ini yang Dilakukan Dispar
Oleh karena itu perlu ada pengalihan ke destinasi wisata pantai lainnya yang berada di kawasan tersebut.
Wakapolda DIY Brigjen R Slamet Santoso menyatakan antisipasi ledakan arus masuk ke wilayah DIY akan dipantau dari berbagai sisi pintu masuk DIY. Personel disiagakan di berbagai titik, di antaranya Tempel, Prambanan, Rongkop, Temon, dan Nanggulan.
“Pelayanan paling utama di tempat wisata karena ini musim hujan sehingga ada potensi longsor. Ada tiga wilayah, yakni Kulonprogo, Bantul, dan Gunungkidul yang butuh perhatian,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kejurda IBCA-MMA DIY 2026 di Jogja jadi ajang pembinaan atlet muda dan pencarian bibit potensial menuju level profesional
Rey’s Mediterranean Kitchen resmi buka di Jogja dengan konsep colorful dan menu khas Mediterania, western, hingga Timur Tengah.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Prabowo menghadiri panen raya jagung nasional, groundbreaking gudang pangan Polri, dan peluncuran 166 SPPG pendukung MBG di Tuban.
BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.