Pilihan Lurah Gunungkidul, 11 Petahana Tersungkur
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Seorang pengendara motor melintas di jalan rusak di Dusun Klayar, Kedungpoh, Nglibar, Gunungkidul, Rabu (21/12/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Gunungkidul berharap kerusakan jalan akibat cuaca ekstrem yang terjadi pada 18 November 2022 lalu bisa diperbaiki. Meski sudah satu bulan setelah kejadian, hingga sekarang belum ada tanda-tanda rencana perbaikan.
Keluhan kerusakan infrastruktur akibat cuaca ektrem disuarakan oleh Sutarno, salah seorang warga Dusun Klayar, Kedungpoh, Nglipar. Menurut dia, hujan deras yang mengakibatkan banjir bandang di Kali Oya merusak jalan di wilayahnya.
Lantaran terjangan banjir, aspal di sisi selatan Jembatan Klayar mengelupas sedalam 30 sentimer sehingga fondasi jembatan terlihat. Upaya penanangan sementara telah dilakukan dengan memberi pembatas di lokasi yang rusak.
“Sebenarnya seluruh badan jalan rusak. Tapi, untuk sisi barat tidak begitu parah sehingga masih bisa dilalui,” kata Sutarno, Rabu (21/12/2022).
Dia berharap kerusakan ini bisa segera diperbaiki agar aktivitas dapat kembali lancar seperti sebelum kejadian. “Sudah satu bulan berlalu, tapi belum ada tanda-tanda perbaikan. Mudah-mudahan bisa segera direalisasikan,” katanya.
Hal tak jauh berbeda disuarakan oleh Mursidi, salah seorang warga Dusun Pucung, Candirejo, Semin. Menurut dia, jembatan di wilayahnya putus diterjang banjir satu bulan lalu.
“Di Candirejo tidak hanya jembatan putus, tapi juga ada longsor yang mengakibatkan dua warga meninggal dunia,” katanya.
Menurut dia, jembatan darurat dari anyaman bambu sudah dibuat. “Ini hanya sementara agar warga bisa tetap lewat. Harapan kami ada perbaikan jembatan yang permanen, tetapi sekarang belum ada realisasinya,” kata Mursidi.
Sekretaris BPBD Gunungkidul Subarno mengatakan sudah mendata berkaitan dengan dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi pada November lalu. Menurut dia, upaya perbaikan masih dalam proses perencanaan.
BACA JUGA: Pengerjaan Fisik Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Capai 18.76%
“Memang ada sejumlah fasilitas umum yang rusak akibat cuaca ekstrem tersebut,” katanya.
Subarno menjelaskan perbaikan akan dibagi menjadi dua. Fasilitas umum yang masuk rehabilitasi dan rekonstruksi akan diperbaiki menggunakan program dari kegiatan rutin dari APBD. Adapun kerusakan fasilitas umum yang bersifat mendesak diperbaiki dengan memanfaatkan alokasi belanja tak terduga.
“Untuk yang menggunakan belanja tak terduga, salah satunya perbaikan fasilitas di Terminal Semin di Kapanewon Semin,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Ferran Torres meninggalkan Timnas Spanyol karena cedera pergelangan kaki. Carlos Espi dipanggil untuk laga Nations League.
HP hilang di kereta? Segera kunci perangkat, lacak lokasi, amankan akun, hubungi operator, dan hapus data jika diperlukan.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Mahasiswa UII mengembangkan RespiraTB, wearable berbasis sensor accelerometer untuk skrining awal gejala TBC secara real-time.
Klasemen medali Asian Games 2026 terbaru, Indonesia berada di peringkat 14 dengan 5 emas, 8 perak, dan 22 perunggu.