Riparkap Sleman Disusun, Jadi Acuan Pariwisata 20 Tahun
Riparkap Sleman disiapkan menjadi acuan pengembangan pariwisata selama 20 tahun, dengan evaluasi dan penyesuaian setiap lima tahun.
Pantai Parangtritis./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Kawasan pantai selatan Bantul yang masih sepi dari pengunjung wisata seharusnya menjadi bahan evaluasi dari pemerintah setempat.
Sementara itu, dosen STP AMPTA Jogja, Fian Damasdino, membenarkan situasi kawasan pantai selatan yang sepi.
“Keramaian wisatawan terkonsentrasi di Ring I, sekitaran Kota Jogja karena di sana menyajikan atraksi wisata beragam,” kata Fian, Minggu (25/12/2022).
Dia menjelaskan bahwa belum adanya paket wisata yang kuat di kawasan objek wisata pantai selatan Bantul menjadi salah satu faktor yang gagal menahan wisatawan untuk tinggal lebih lama di Kawasan Pansela karena itulah wisatawan lebih memilih untuk pergi ke Gunungkidul.
Fian menegaskan bahwa Kawasan Pantai Selatan perlu paket wisata dan inovasi atraksi agar tidak monoton. “Tidak sekedar menyajikan kuliner ikan bakar tetapi konsep rumah makan juga harus distandarkan, lalu homestay digarap kemudian wisata-wisata alternatif disiapkan. Juga pantai-pantai ditata dan tidak sekadar wahana selfie semata,” ucap dia.
Diketahui, memang tidak ada lonjakan wisatawan di Bantul selama dua hari (24-25/12/2022) kendati telah memasuki libur Natal dan Tahun Baru.
Menurut pantauan Harianjogja.com di beberapa ruas jalan, terutama yang menuju kawasan pantai, memang terdapat antrean kendaraan tetapi tidak menimbulkan situasi macet. Situasi tersebut tidak jauh beda dengan akhir pekan biasanya.
Kepala Pos PAM Parangtritis, Paidi mengatakan tidak ada antrian kendaraan di TPR Parangtritis yang menyebabkan kemacetan. “Situasinya jalan landai tidak ada antrean kendaraan. Sama seperti akhir pekan biasanya,” kata Paidi Minggu (25/12/2022).
Tidak hanya di kawasan TPR Parangtritis, arus lalu lintas di sekitar 100 meter ke barat dan selatan di Simpang Empat Bakulan juga landai tanpa ada kemacetan termasuk di Simpang Jembatan Kretek.
Pengelola Pantai Baru, Suwandi, mengatakan wisatawan di Pantai Baru justru menurun dibanding akhir pekan lalu. “Jumlah wisatawan itu turun, tidak seramai akhir pekan lalu. Soalnya kan tadi juga hujan jadi wisatawan yang datang yang sudah booking tempat buat acara,” kata Suwandi, Minggu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Riparkap Sleman disiapkan menjadi acuan pengembangan pariwisata selama 20 tahun, dengan evaluasi dan penyesuaian setiap lima tahun.
Bareskrim menangkap Tatang Winata, buron kasus impor HP dan popok bayi ilegal senilai Rp253 miliar di Bandara Soekarno-Hatta.
4.845 titik panas terdeteksi di Sumatera. Kabut asap menyelimuti Riau dengan kualitas udara masuk kategori sangat tidak sehat.
Tim UGM mendampingi Griya Cokelat Nglanggeran memperkuat daya saing produk melalui inovasi kemasan, CRM, dan pengembangan kakao dari hulu hingga hilir.
8 dari 10 anak Indonesia disebut mengalami karies. Orang tua diminta aktif mencegah gigi berlubang dengan membiasakan sikat gigi dan membatasi makanan manis.
PSIM Jogja bersama Universitas Janabadra menargetkan pembangunan training ground standar FIFA mulai direalisasikan awal 2027.