Inflasi DIY Juni 2026 Naik 0,37 Persen, Kenaikan BBM Jadi Pemicu Utama
Inflasi DIY Juni 2026 mencapai 0,37% secara bulanan. Kenaikan harga BBM non-subsidi menjadi penyumbang terbesar inflasi menurut BPS DIY.
Foto ilustrasi. /ANTARA-Wahdi Septiawan
Harianjogja.com, SLEMAN — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY menyampaikan di malam pergantian tahun, DIY berpotensi diguyur hujan.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan mengguyur wilayah Sleman bagian Utara, Kulonprogo, Bantul, Kota Jogja, dan Gunungkidul bagian Utara.
Kepala Kelompok Foreskater BMKG YIA, Romadi mengatakan kecenderungan hujan akan terjadi pada siang hingga malam hari. Kondisi cuaca di pesisir Selatan DIY juga hampir merata berpotensi hujan.
"Untuk prediksi cuaca pada saat puncak Tahun Baru, kami memprediksi saat ini di wilayah DIY masih musim hujan. Oleh karena itu di prekdisi wilayah DIY berpotensi hujan," ucapnya kepada Harianjogja.com, Rabu (28/12/2022).
BACA JUGA: Blanko KTP-El dari Pusat Masih Kosong, Ini yang Dilakukan Disdukcapil Jogja
Adapun untuk gelombang di pesisir Selatan diperkirakan 2,5 meter sampai 4 meter atau masuk dalam kategori tinggi. Oleh karena itu masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun di wilayah pesisir Selatan DIY agar selalu hati-hati dan waspada.
"Waspada pada ancaman gelombang tinggi yang selalu datang dengan tiba-tiba. Serta mengindahkan imbauan yang diberikan oleh petugas di sekitaran lokasi."
Kepala kelompok data dan informasi BMKG Stasiun klimatologi Sleman, Eti Setyaningrum mengatakan potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat akan terjadi pada 26 Desember 2022 sampai 1 Januari 2023. "Diperkirakan potensi hujan dengan intensitas signifikan," kata Eti.
Dia menjelaskan terjadi peningkatan aktivitas muson asia sehingga meningkatkan pertumbuhan awan konvektif. Kondisi ini akan menimbulkan hujan yang signifikan di wilayah DIY.
Lalu intensitas seruakan dingin asia bisa meningkatkan pertumbuhan awan konvektif yang menimbulkan hujan. Adanya indikasi pembentukan pusat tekanan rendah di wilayah Selatan Jawa/DIY meningkatkan pertumbuhan awan konvektif, menyebabkan hujan dengan intensitas tinggi.
"Madden Julian Oscillation terpantau aktif yang berkontribusi signifikan terhadap peningkatan curah hujan di wilayah DIY khususnya," kata Eti.
Atas potensi hujan ini masyarakat diminta untuk waspada pada potensi genangan, banjir, serta longsor. Khususnya bagi yang tinggal di dekat bantaran sungai.
"Waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin yang dapat menyebabkan pohon maupun baliho tumbang atau roboh. Tidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai petir."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Inflasi DIY Juni 2026 mencapai 0,37% secara bulanan. Kenaikan harga BBM non-subsidi menjadi penyumbang terbesar inflasi menurut BPS DIY.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 5 Juli 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.
Kecelakaan di Berbah, Sleman, menewaskan pemotor setelah menabrak pembatas jalan dan terpental ke jalur berlawanan di Jalan Jogja–Solo.
Prakiraan cuaca BMKG hari ini didominasi berawan dan hujan ringan di sejumlah wilayah. Simak daerah yang berpotensi hujan dan petir.
Mediasi tunggakan gaji RSGM Bantul belum mencapai kesepakatan. Disnakertrans menjadwalkan mediasi terakhir sebelum sengketa berlanjut ke PHI.
Prediksi rupiah 6 Juli 2026 menguat ke kisaran Rp17.910 per dolar AS. Simak sentimen global dan domestik yang memengaruhi pergerakannya.