DPRD Bantul Tuntaskan 7 dari 12 Raperda Tahun Ini
DPRD Bantul telah membahas 7 dari 12 Raperda 2026. Lima Raperda tersisa ditargetkan rampung dibahas hingga akhir tahun.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA - Beberapa waktu terakhir, stok blanko kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) di Kota Jogja mengalami kekosongan sejak beberapa waktu terakhir.
Solusinya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jogja mengarahkan layanan pada Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau surat keterangan (suket).
"[Stok blanko kosong] Bukan cuma di Jogja tapi nasional. Ini kan pengadaannya dari Pusat. Untuk sementara kami buatkan suket serta diarahkan untuk mengakses IKD," kata Kepala Disdukcapil Jogja, Septi Sri Rejeki, Rabu (28/12/2022).
Septi mengaku masih menunggu sampai tahun depan untuk pengadaan blanko KTP-el baru.
Jika belum tersedia, suket yang diterbitkan hanya sampai batas waktu 5 Januari 2023 itu bisa diperpanjang kembali sesuai kebutuhan.
Pihaknya juga tengah mendorong agar layanan IKD dimaksimalkan sebagai alternatif pengganti KTP-el fisik.
Veberapa aparatur sipil negara di Pemkot Jogja dan DPRD setempat sudah bisa mengakses layanan itu. Bahkan beberapa warga juga sudah ada yang mencoba program digitalisasi pencatatan kependudukan tersebut.
"Kira-kira sekitar 10 persen penduduk Jogja sudah mengakses, perlu pendekatan memang. Untuk dokumen fisik masih diperlukan memang karena tidak semua pakai smartphone bagi yang lansia," ungkapnya.
Saat ini IKD bisa diakses lewat ponsel Android. Di dalamnya sudah terintegrasi layanan berupa KTP-el, Kartu Keluarga, BPJS, NPWP dan kartu vaksin.
Warga yang ingin memanfaatkan layanan ini bisa melakukan verifikasi ke Disdukcapil setempat.
"Kami targetkan pada April 2023 nanti sudah sekitar 25 persen penduduk Jogja yang mengakses. Nanti kalau sudah kerja sama dengan kepolisian di dalamnya juga ada STNK dan BPKB," kata Septi.
Kepala Bidang Layanan Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Jogja, Bram Prasetyo menyebutkan total ada ratusan warga yang saat ini menunda untuk mencetak KTP-el lantaran kekosongan blanko.
Rata-rata dalam sehari pihaknya menerbitkan surat keterangan untuk pencetakan KTP-el sebanyak 140-180 lembar.
Sepanjang tahun ini, jawatannya menerima blanko KTP-el dari Pusat maupun dari Biro Tapem Setda DIY sebanyak 34.950 keping untuk KTP-el bagi WNI dan 150 keping blanko untuk KTP-el bagi warga asing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul telah membahas 7 dari 12 Raperda 2026. Lima Raperda tersisa ditargetkan rampung dibahas hingga akhir tahun.
KAI menghadapi persoalan pembebasan lahan dalam pembangunan jalur kereta baru di Sumatra, Kalimantan, dan Bali.
Pelajar di Kota Jogja didorong tak hanya menggunakan hak pilih, tetapi ikut mengawasi kinerja wakil rakyat dan kebijakan pemerintah.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih melantik 80 pejabat baru. Ia menegaskan pengisian jabatan berdasarkan kinerja dan meritokrasi.
Pembatasan Pertalite disiapkan pemerintah dengan mengacu jenis kendaraan. Desil 10 menjadi sasaran utama kebijakan BBM subsidi.
Lebih dari 200 karya custom otomotif meramaikan Indonesian Custom Show (ICS) 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Jumat-Minggu (21-23/8/2026).