Kebakaran 4 Hektare di Bantul, 3 Titik Api Masih Menyala
Kebakaran lahan seluas sekitar 4 hektare terjadi di sejumlah titik wilayah Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Bantul
Kantor BPBD Bantul./ Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL— BPBD Bantul mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi pada Februari 2026. Memasuki puncak musim hujan yang diprediksi berlangsung hingga Maret, risiko tanah longsor dan pohon tumbang di sejumlah wilayah rawan semakin meningkat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bantul, Mujahid Amrudin, menegaskan kawasan perbukitan seperti Dlingo dan Imogiri menjadi titik yang perlu mendapat perhatian khusus. Warga diminta aktif memantau kondisi lingkungan sekitar guna mengantisipasi potensi longsor maupun dampak cuaca ekstrem lainnya.
“Februari ini merupakan puncak musim hujan. Kami minta masyarakat ekstra waspada, terutama di daerah rawan seperti perbukitan,” ujarnya, Selasa (17/2).
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol, menyebut cuaca ekstrem berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat menjelang Ramadan karena bertepatan dengan periode curah hujan tinggi.
Dalam beberapa hari terakhir, hujan deras yang mengguyur Bantul telah memicu sejumlah kejadian bencana. Pada Minggu (15/2) dan Senin (16/2), intensitas hujan tinggi menyebabkan pohon tumbang dan tanah longsor di sejumlah titik.
BPBD mencatat longsor terjadi di Tambalan Pos Piyungan RT 05, Srimartani, Piyungan. Pohon tumbang dilaporkan di Kobrokan, Tamanan, Banguntapan; Bakal RT 24, Argodadi, Sedayu; serta Pelem Wulung, Banguntapan.
"Longsor juga terjadi di Badan Pendidikan dan Pelatihan Dusun Kasih RT 32, Tamantirto, Kasihan," jelasnya.
Antoni memastikan seluruh kejadian pohon tumbang telah ditangani petugas dan material yang menghambat akses sudah dibersihkan. Untuk kejadian longsor, BPBD melakukan pemasangan penahan sementara menggunakan terpal guna mencegah potensi pergerakan tanah susulan.
"Kami mengimbau warga segera melapor apabila menemukan retakan tanah, kemiringan pohon yang tidak wajar, atau tanda-tanda pergerakan tanah lainnya, agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko dapat ditekan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan seluas sekitar 4 hektare terjadi di sejumlah titik wilayah Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Bantul
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
BPS DIY menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN, mekanisme pemeringkatan, serta cara warga mengajukan pemutakhiran data.
Okupansi hotel DIY naik 5%-15% selama libur Maulid Nabi 2026. Asita juga mencatat permintaan perjalanan wisata naik sekitar 5%.
Persib tanpa Bobotoh menghadapi Manila Digger FC di play off ACL 2 pada 31 Agustus 2026 setelah mendapat sanksi AFC.
Firefox iOS kini hadirkan pemblokir iklan bawaan tanpa ekstensi. Aktifkan di Settings > Browsing > Content. Beda dengan ETP, ini khusus filter iklan