Lengkap! Jadwal KRL Solo-Jogja Hari Ini 27 Juni 2026, Tarif Rp8.000
Jadwal KRL Solo–Jogja Sabtu 27 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam, tarif tetap Rp8.000, praktis dan tepat waktu.
Dampak bencana angin di Sleman, sebuah rumah warga di Jl. Sumberan 3, Sariharjo, Ngaglik, mengalami kerusakan, Rabu (29/4/2026) ist/bpbdsleman
Harianjogja.com, SLEMAN— Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Sleman pada Selasa (29/4/2026) sore mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman mencatat, kejadian yang berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB tersebut didominasi dampak angin puting beliung yang merusak atap rumah hingga menumbangkan pohon.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Raden Haris Martapa, menyampaikan bahwa peristiwa ini merupakan dampak dari cuaca ekstrem yang sebelumnya telah diperingatkan oleh BMKG.
Berdasarkan peringatan dini BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY, termasuk Sleman, Bantul, Gunungkidul, Kulonprogo, dan Kota Jogja.
Ngaglik Paling Terdampak
BPBD mencatat, wilayah paling terdampak berada di Kapanewon Ngaglik. Di wilayah ini, belasan rumah warga mengalami kerusakan akibat atap yang beterbangan. Selain itu, sejumlah bangunan seperti gudang mebel hingga gazebo dilaporkan rusak akibat terpaan angin kencang.
Tidak hanya permukiman, jaringan listrik di beberapa titik juga terdampak akibat angin puting beliung. Meski demikian, kondisi secara umum telah berhasil dikendalikan oleh petugas gabungan.
Pohon Tumbang di Gamping dan Mlati
Selain Ngaglik, dampak cuaca ekstrem juga terjadi di Kapanewon Gamping dan Mlati. Di Gamping, pohon tumbang dilaporkan menimpa pagar makam serta rumah warga. Sementara di Mlati, pohon tumbang menimpa area parkir dan sejumlah bangunan usaha, termasuk warung makan.
Beberapa rumah warga juga mengalami kerusakan ringan hingga sedang akibat asbes yang terlepas karena terpaan angin kencang.
BPBD Lakukan Penanganan
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sleman bersama relawan dan warga langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian. Upaya yang dilakukan meliputi asesmen dampak, pemotongan pohon tumbang, serta pendistribusian logistik bagi warga terdampak.
“Penanganan dilakukan secara cepat untuk memastikan kondisi kembali aman dan aktivitas warga tidak terganggu,” kata Haris.
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama pada masa peralihan musim yang rentan terjadi hujan lebat disertai angin kencang.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk mengamankan benda-benda di sekitar rumah yang berpotensi terbawa angin serta menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan deras.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Solo–Jogja Sabtu 27 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam, tarif tetap Rp8.000, praktis dan tepat waktu.
Pemkot Jogja mulai pembersihan Sungai Code untuk kurangi sedimentasi dan kembangkan wisata susur sungai.
Gelombang panas ekstrem pecahkan rekor di Inggris dan Eropa, suhu capai 36,9°C, ratusan korban jiwa dilaporkan di Spanyol.
Spanyol kalahkan Uruguay 1-0 dan lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026. Gol Alex Baena jadi penentu.
Harga pangan nasional terbaru: cabai rawit merah Rp69.750/kg, telur Rp29.750/kg. Simak daftar lengkapnya di sini.
Tanjung Verde lolos 32 besar Piala Dunia 2026 usai tahan Arab Saudi 0-0. Debutan ini bikin kejutan besar.