Bus KSPN Jogja: Jadwal dan Tarif ke Pantai Selatan 2026
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026, tarif mulai Rp12.000 ke Parangtritis, Drini, Obelix Sea View dari Malioboro. Hemat dan praktis.
Dampak bencana angin di Sleman, sebuah rumah warga di Jl. Sumberan 3, Sariharjo, Ngaglik, mengalami kerusakan, Rabu (29/4/2026) ist/bpbdsleman
Harianjogja.com, SLEMAN— Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Sleman pada Selasa (29/4/2026) sore mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman mencatat, kejadian yang berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB tersebut didominasi dampak angin puting beliung yang merusak atap rumah hingga menumbangkan pohon.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Raden Haris Martapa, menyampaikan bahwa peristiwa ini merupakan dampak dari cuaca ekstrem yang sebelumnya telah diperingatkan oleh BMKG.
Berdasarkan peringatan dini BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY, termasuk Sleman, Bantul, Gunungkidul, Kulonprogo, dan Kota Jogja.
Ngaglik Paling Terdampak
BPBD mencatat, wilayah paling terdampak berada di Kapanewon Ngaglik. Di wilayah ini, belasan rumah warga mengalami kerusakan akibat atap yang beterbangan. Selain itu, sejumlah bangunan seperti gudang mebel hingga gazebo dilaporkan rusak akibat terpaan angin kencang.
Tidak hanya permukiman, jaringan listrik di beberapa titik juga terdampak akibat angin puting beliung. Meski demikian, kondisi secara umum telah berhasil dikendalikan oleh petugas gabungan.
Pohon Tumbang di Gamping dan Mlati
Selain Ngaglik, dampak cuaca ekstrem juga terjadi di Kapanewon Gamping dan Mlati. Di Gamping, pohon tumbang dilaporkan menimpa pagar makam serta rumah warga. Sementara di Mlati, pohon tumbang menimpa area parkir dan sejumlah bangunan usaha, termasuk warung makan.
Beberapa rumah warga juga mengalami kerusakan ringan hingga sedang akibat asbes yang terlepas karena terpaan angin kencang.
BPBD Lakukan Penanganan
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sleman bersama relawan dan warga langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian. Upaya yang dilakukan meliputi asesmen dampak, pemotongan pohon tumbang, serta pendistribusian logistik bagi warga terdampak.
“Penanganan dilakukan secara cepat untuk memastikan kondisi kembali aman dan aktivitas warga tidak terganggu,” kata Haris.
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama pada masa peralihan musim yang rentan terjadi hujan lebat disertai angin kencang.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk mengamankan benda-benda di sekitar rumah yang berpotensi terbawa angin serta menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan deras.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026, tarif mulai Rp12.000 ke Parangtritis, Drini, Obelix Sea View dari Malioboro. Hemat dan praktis.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan