Libur Sekolah Dongkrak Okupansi Hotel DIY, Tembus 80 Persen
Okupansi hotel di DIY saat libur sekolah mencapai 80%. PHRI mencatat kenaikan tamu, meski biaya operasional hotel meningkat hingga 20%.
Ilustrasi Hacker/Sputniknews
Harianjogja.com, SLEMAN– Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY paling banyak menangani kasus kejahatan siber di sepanjang tahun 2022. Dari 83 kasus yang dirampungkan, 43 kasus di antaranya adalah kejahatan siber.
Wadirkrimsus AKBP FX.Endriadi mengatakan dari target 113 kasus, Ditreskrimsus merampungkan 83 kasus di sepanjang tahun ini. Jumlah tersangka yang diamankan sebanyak 47 orang.
"Sebanyak 43 kasus ini terdiri dari penipuan online 14 kasus, ilegal akses 6 kasus, pornografi 16 kasus, judi online 3 kasus, SARA 1 kasus, pencemaran nama baik 2 kasus, dan ujaran kebencian 1 kasus," ucapnya dalam konferensi pers, Jumat (30/12/2022).
Dia menjelaskan Ditreskrimsus membidangi lima Subdirektorat. Pertama tindak pidana industri, produksi, dan perdagangan. Kedua, perbankan, ketiga tindak pidana korupsi (Tipikor), keempat tindak pidana tertentu, dan kelima siber.
"Tipikor kami mengungkap dua perkara, dengan jumlah tersangka tiga orang. Barang bukti yang kami selamatkan berupa uang negara Rp863,68 juta," jelasnya.
Terkait capaian yang baru 83 kasus dari target 113 kasus menurutnya memang kuantitatif rendah, namun secara kualitatif jenis perkara yang ditangani lebih berkualitas di 2022. Dia mencontohkan untuk tindak pidana siber yang beberapa kali dirilis merupakan kasus-kasus besar yang melibatkan tersangka dari luar negeri.
BACA JUGA: Kritik Penerbitan Perppu Cipta Kerja oleh Jokowi, Pakar: Pola Pikir Pro Pengusaha
"Yang sebelumnya belum pernah ditangani oleh Ditreskrimsus. Fokus kami lebih ke sana, secara kualitatif lebih meningkat kalau kuantitatif memang angkanya di bawah target."
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yulianto mengatakan jumlah kasus yang ditangani memang belum 100 persen, ini menjadi pekerjaan rumah bagi Ditreskrimsus. Pada 2023 mendatang, kata Yuli, penyelesaian kasus akan digenjot lagi.
"Selama 2022 Ditreskrimsus menangani atau mengungkap sebanyak 83 kasus di 2022. Dari yang ditargetkan 113 kasus." (Anisatul Umah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Okupansi hotel di DIY saat libur sekolah mencapai 80%. PHRI mencatat kenaikan tamu, meski biaya operasional hotel meningkat hingga 20%.
Penembakan di Ohio menewaskan seorang polisi, dua korban, dan tersangka. Dua petugas serta seekor anjing polisi juga mengalami luka.
Pembangunan PJU Sleman 2026 belum dimulai. Dishub masih menunggu hasil review kontrak Kejaksaan sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan.
Hyundai Motor Group menyiapkan investasi Rp494 triliun untuk membangun ekosistem AI, kendaraan listrik, dan mobilitas masa depan di Korea Selatan.
Wali korban dugaan penganiayaan di Daycare Little Aresha meminta Polresta Jogja menuntaskan penyidikan dan menjerat pengurus yayasan yang masih berstatus saksi.
Polri mengungkap dugaan korupsi pasokan batu bara PLTU periode 2018-2026 dengan potensi kerugian negara dan perekonomian mencapai Rp5 triliun.