Riparkap Sleman Disusun, Jadi Acuan Pariwisata 20 Tahun
Riparkap Sleman disiapkan menjadi acuan pengembangan pariwisata selama 20 tahun, dengan evaluasi dan penyesuaian setiap lima tahun.
Foto ilustrasi bus Trans Jogja. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul menambah armada bus Trans Jogja di Terminal Palbapang. Kebijakan penambahan armada tersebut diambil setelah armada yang ada dirasa kurang mampu menampun penambahan penumpang.
Kepala Bidang Angkutan Jalan dan Prasarana Transportasi Dishub Bantul, Suyamto, mengatakan dengan bertambahnya armada tersebut, penumpang akan lebih nyaman dan tidak berdesakan.
“Biar penumpang juga lebih nyaman dan tidak berdesakan,” kata Suyamto dihubungi pada Selasa, (03/01/2023).
Jelasnya, total armada yang ada di Terminal Palbapang mencapai 10 bus. Sehingga ada penambahan dua armada dari yang semula delapan armada. Suyamto juga mengatakan dengan penambahan tersebut, jarak waktu tungga antararmada menjadi lebih cepat. Dari yang sebelumnya kisaran 15 hingga 20 menit, sekarang menjadi 10 hingga 12 menit.
“November hingga Desember 2022 lalu kan kami melakukan evaluasi. Penumpangnya itu dulu hanya sekitar 500 hingga 700 di hari biasa sementara akhir pekan bisa sampai ribuan,” katanya.
BACA JUGA: Dijanjikan Kerja di Bandara Adisutjipto, Kakak Beradik Tertipu Ratusan Juta Rupiah
Jumlah tersebut meningkat dari waktu ke waktu. Sekarang, penumpang trans jogja di hari biasa mencapai 2000 an orang.
“Jadi pagi dan sore itu masing-masing 1000 an penumpang. Totalnya ya 2000 an. Itu hari biasa loh ya. Dengan begitu kan perlu penambahan armada,” ucapnya.
Jam operasional baru Trans Jogja rute Palbapang-Ngabean-Malioboro tersebut dimulai pukul 05.30 hingga 21.30 WIB. Tarif reguler untuk menggunakan trans jogja sebesar Rp3.600, lalu khusus untuk pelajar hanya Rp60. Apabila seseorang ingin berlangganan, mereka dapat membeli kartu langganan sebesar Rp50.000. Dengan kartu tersebut, penumpang hanya akan membayar Rp2.700 apabila akan menggunakan Trans jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Riparkap Sleman disiapkan menjadi acuan pengembangan pariwisata selama 20 tahun, dengan evaluasi dan penyesuaian setiap lima tahun.
Bulog Jogja mencatat serapan gabah 212.000 ton atau 108,71% dari target. Stok beras kini mencapai 74.679 ton.
Gangguan layang-layang di jalur Whoosh turun 65 persen pada September 2026. KCIC mencatat 26 kejadian dan perkuat pengawasan.
Bareskrim menangkap Tatang Winata, buron kasus impor HP dan popok bayi ilegal senilai Rp253 miliar di Bandara Soekarno-Hatta.
4.845 titik panas terdeteksi di Sumatera. Kabut asap menyelimuti Riau dengan kualitas udara masuk kategori sangat tidak sehat.
Tim UGM mendampingi Griya Cokelat Nglanggeran memperkuat daya saing produk melalui inovasi kemasan, CRM, dan pengembangan kakao dari hulu hingga hilir.