KPI 2026 Hasilkan Janji Publik, Pemda Sepakat Perkuat Pendidikan
KPI 2026 resmi ditutup di Sleman dengan Janji Publik dan penguatan kolaborasi daerah untuk membangun pendidikan yang inklusif.
Ilustrasi jalan tol./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Rest area Tol Jogja Bawen di Banyurejo, Tempel, Sleman, tidak hanya bisa diakses pengguna tol, tetapi juga pengendara di jalan umum.
Pengelola Tol Jogja Bawen PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) akan menambah satu rest area Tol Jogja Bawen di wilayah DIY yang bisa diakses dari dalam dan luar tol. Konsep rest area ini berbeda dengan di jalan tol lain.
Kepastian itu disampaikan oleh Direktur Utama PT JJB Dwi Winarsa Rabu (4/1/2023). Pemda DIY merespons positif rencana tersebut. Sebelumnya, rest area tidak memungkinkan dibangun di ruas Tol Jogja Bawen wilayah DIY yang panjangnya hanya 8,8 kilometer. Dwi Winarsa mengatakan rest area yang bisa diakses dari luar jalan tol membutuhkan kajian mendalam karena berbeda dengan konsep tol pada umumnya.
“Ini tindak lanjut arahan dari Ngarso Dalem Gubernur DIY Sri Sultan HB X. Gubernur DIY mengharapkan rest area yang bisa diakses dari dari dalam dan luar tol,” kata Dwi Winarsa.
Timnya masih mendiskusikan pembangunan rest area tersebut. Rest area yang bisa diakses dari luar tol diharapkan dapat meningkatkan peluang warga sekitar untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari tol. Sesuai kebijakan pemerintah, 70% rest area harus menyediakan peluang untuk pelaku ekonomi kecil menengah di wilayah sekitar tol.
BACA JUGA: Lahan Tol Jogja Bawen Resmi Bertambah, Ganti Rugi Siap Cair
“Tol Jogja Bawen punya tiga rest area, dan ada satu rest area tambahan khusus di Jogja. Kemungkinan di sekitar Banyurejo [Tempal, Sleman]. Mudah-mudahan ini bisa direalisasikan, nanti tergantung kajian,” ujarnya.
Dwi mengharapkan tol dapat meningkatkan perekomonian di DIY.
"Baik melalui kunjungan pariwisata maupun pergerakan orang. Orang dari daerah lain masuk ke Jogja semakin cepat. Kunjungan wisatawan bertambah, tentu akan memberikan dampak ke idnustri, kuliner dan lainnya. Banyak hal bisa terdongkrak, potensi ekonomi,” ujarnya.
BACA JUGA: Pengerjaan Fisik Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Capai 18.76%
Pemda DIY menyambut positif dan senang dengan rencana tersebut.
“Kalau memang pengelola tol memiliki komitmen untuk membangun rest area yang bisa diakses dari luar dan dalam tol tentu kami menyambut baik. Ini sangat membahagiakan,” kata Kepala Bappeda DIY Beni Suharsono kepada Harian Jogja, Kamis (5/1/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPI 2026 resmi ditutup di Sleman dengan Janji Publik dan penguatan kolaborasi daerah untuk membangun pendidikan yang inklusif.
Pemerintah susun Perpres perlindungan nakes usai kasus dr Icha, soroti intimidasi dan lemahnya sistem keamanan.
Usaha pigura di Sleman tertekan kenaikan harga kaca dan kayu, sementara penjualan turun hingga 50 persen akibat melemahnya daya beli.
Jadwal 16 besar Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko dan Paraguay vs Prancis, Minggu dini hari WIB. Simak jam tayang & siaran langsung.
Kasus dugaan penganiayaan di Daycare Jogja bertambah jadi 27 tersangka, dengan 103 anak korban. Polisi masih kembangkan penyidikan.
Bantul lanjutkan restorasi Gumuk Pasir Parangkusumo dengan penebangan vegetasi demi mengembalikan fungsi alami kawasan langka.