Advertisement
Hingga Akhir Oktober, Konstruksi Tol Jogja-Bawen Capai 5,83%
Pengerjaan konstruksi jalan tol Jogja-Bawen di wilayah Seyegan dan Tempel, Senin (19/9/2022). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
Advertisement
Harianjgoja.com, SLEMAN—Pembangunan tol Jogja-Bawen terus berlanjut. Dirut Jasamarga Jogja Bawen, Dwi Winarsa, menjelaskan memasuki akhir Oktober ini, pengerjaan konstruksi sudah meningkat. “Saat ini 5,83 persen,” ujarnya, Minggu (23/10/2022).
Pengerjaan konstruksi tersebut masih berlangsung di Seksi 1 pada sejumlah titik seperti di Seyegan dan Tempel. Adapun untuk pembebasan lahan saat ini belum ada tambahan, masih 65%. “Akhir November rencana ada SPP [Surat Permohonan Pembayaran],” kata dia.
Advertisement
Sementara pada tol Jogja-Solo, konstruksi masih berlangsung di wilayah Klaten.
BACA JUGA: Stres Masalah Ekonomi, Seorang Perempuan Tabrakkan Diri ke Kereta
Manager Humas Jogjasolo Marga Makmur, Rachmat Jasiman, menuturkan untuk wilayah DIY proses pembangunan baru terlaksana land clearing di Seksi 1 tepatnya di Kapanewon Kalasan. “Proses sudah selesai,” kata dia.
Kepala Dispertaru DIY, Krido Suprayitno, mengatakan untuk sosialisasi tol Jogja-Solo seksi 3 atau Jogja-YIA akan dilaksanakan pada awal November. Sosialisasi dan konsultasi publik akan berlangsung selama tiga bulan yang dijalankan secara parallel.
“Kami akan paralel, mungkin desa yang ini sosialisasi, yang lain konsultasi publik. Karena desa yang lain sudah disosialisasi, sehingga semua pentahapan kita tempuh. Sosialisasi di kalurahan, masalah nanti digabung itu teknis,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Evakuasi KRL Bekasi Timur Masih Berlangsung, KAI Batasi Perjalanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Ini Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Selasa 28 April 2026
- KA Jogja Dibatalkan Imbas Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Ini Daftarnya
- Polisi Tangkap 7 Anggota Geng Remaja Tewaskan Pelajar Bantul
- Jadwal KRL Solo-Jogja 28 April 2026, Tarif Rp8.000
- Potensi Kopi Merapi Sleman Capai 2.000 Hektare, Peluang Masih Terbuka
Advertisement
Advertisement






