Groundbreaking PSEL Jogja Ditarget Juni 2026
Pemerintah pusat targetkan groundbreaking PSEL di Jogja dan empat wilayah lain Juni 2026. DLHK DIY tunggu pemenang lelang sambah jadi energi listrik untuk atasi
Pengerjaan konstruksi jalan tol Jogja-Bawen di wilayah Seyegan dan Tempel, Senin (19/9/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN — Setelah menyelesaikan sosialisasi pembebasan lahan tambahan tol Jogja-Bawen pada awal September lalu, proses pembebasan lahan akan dilanjutkan dengan konsultasi publik yang dijadwalkan pada Oktober mendatang.
Pejabat Pembuat Keputusan (PPK) Pembebasan Lahan tol Jogja-Bawen, Muhammad Mustamir, menjelaskan melalui tim persiapan di Jogja, agenda konsultasi publik diagendakan Oktober. “Setelah sosialisasi dilanjutkan konsultasi publik. Ini baru pengagendaan kegiatannya, awal Oktober,” ujarnya, Senin (26/9/2022).
Seperti pada sosialisasi, konsultasi publik juga akan berlangsung di lokasi yang sama, meliputi Tirtoadi di Kapanewon Mlati, Margodadi dan Margokaton di Kapanewon Seyegan, Banyurejo dan Tambakrejo di Kapanewon Tempel.
BACA JUGA: Pesan Ketum PP Muhammadiyah untuk Mahasiswa Unisa: Raih Masa Depan dengan Ketakwaan
Untuk konsultasi publik di beberapa kalurahan tersebut diperkirakan akan berlangsung sekitar lima hari hingga seminggu. Berdasarkan hasil sosialisasi, sejauh ini belum ada warga yang menyatakan menolak pembebasan lahan tersebut. “masyarakat mendukung,” katanya.
Sedangkan terkait dengan permintaan beberapa warga untuk uang ganti rugi yang lebih tinggi daripada pembebasan lahan yang sebelumnya, ia mengatakan bukan kewenangannya. “Nanti pihak yang berkompeten yang menilai,” kata dia.
Setelah selesai konsultasi publik, nantinya proses dilanjutkan dengan penerbitan izin penetapan lokasi (IPL) yang ditandatangani Gubernur DIY. “Baru setelah itu akan diumumkan pembebasan lahannya di Kanwil [Badan Pertanahan Nasional],” kata dia.
Adapun pembayaran ganti rugi pembebasan lahan di lahan tambahan bergantung dengan seberapa cepat IPL terbit. Jika IPL sudah keluar pada November, maka pembayaran sudah bisa dimulai pada Desember tahun ini.
Semua lahan di seksi 1 termasuk lahan tambah ditargetkan telah selesai dibebaskan pada trimester III/2023 mendatang. “September tahun depan paling tidak sudah harus selesai. Saat ini sudah 95 persen di luar lahan tambah. Kalau sama lahan tambah 65 persen,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah pusat targetkan groundbreaking PSEL di Jogja dan empat wilayah lain Juni 2026. DLHK DIY tunggu pemenang lelang sambah jadi energi listrik untuk atasi
KPK mendalami dugaan pemberian uang dari PT Blueray Cargo kepada oknum Ditjen Bea Cukai dengan memeriksa Iskandar HP Sitorus sebagai saksi.
Pengangguran DIY naik menjadi 70.560 orang pada Mei 2026. BPS dan Disnakertrans mengungkap penyebab serta strategi menekan TPT.
Sebanyak 25.640 siswa di Gunungkidul menjadi sasaran BIAS 2026 dengan vaksin MR, TD, dan HPV. Target cakupan imunisasi mencapai 95%.Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL
Pelaku pencurian HP yang viral di Kasihan, Bantul, berhasil ditangkap polisi setelah rekaman CCTV dan informasi warga mengungkap identitasnya.
Pemkab Banyumas mengkaji pengadaan motor listrik untuk kepala desa dan penilik sekolah demi efisiensi operasional serta mendukung kendaraan ramah lingkungan.