Layanan PDAM Kota Jogja Masih 30 Persen, Sanitasi Jadi Tantangan
Cakupan layanan PDAM Kota Jogja baru mencapai 30 persen. Air tanah yang masih dianggap baik dan persoalan sanitasi menjadi tantangan.
DPRD Kota Jogja./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA–Pemkot melalui Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Kota Jogja berencana memperluas lahan parkir di Gedung DPRD Kota Jogja.
Rencana tersebut menjadi salah satu prioritas pengadaan tanah pada APBD tahun 2026, menyusul meningkatnya kebutuhan ruang parkir seiring dengan padatnya kegiatan di DPRD Kota Jogja.
Kepala Dispertaru Kota Jogja, Wahyu Handoyo, menjelaskan lahan parkir Gedung DPRD Kota Jogja saat ini sudah tidak mampu menampung kendaraan, terutama saat berlangsung rapat atau kegiatan dengan banyak tamu.
“Ketika ada rapat besar, parkir sering meluber ke area sekitar. Di belakang gedung sebenarnya ada potensi tanah yang cukup luas, dan itu akan kami upayakan untuk perluasan parkir,” katanya Jumat (17/10/2025).
Wahyu menyebut luas lahan yang diusulkan untuk perluasan parkir diperkirakan mencapai sekitar 3.000 meter persegi. Namun, proses pengadaan tanah ini kemungkinan akan dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran dan tingginya harga tanah di kawasan tersebut.
“Karena harganya cukup tinggi dan luasannya besar, pembelian tanah tidak bisa sekaligus. Kami rencanakan dilakukan bertahap agar tidak membebani anggaran,” katanya.
Dia menambahkan, rencana perluasan parkir ini merupakan hasil pembahasan bersama antara Dispertaru Kota Jogja dan DPRD Kota Jogja. Dia menilai ada kebutuhan lahan untuk menunjang kegiatan di DPRD Kota Jogja.
“Usulan ini muncul dari kebutuhan bersama, baik hasil pembahasan dengan mitra komisi maupun pengalaman langsung saat kegiatan DPRD berlangsung,” katanya.
Pemerintah Kota Jogja berharap, dengan penambahan lahan parkir, kegiatan di Gedung DPRD dapat berjalan lebih tertib dan nyaman tanpa mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar kawasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cakupan layanan PDAM Kota Jogja baru mencapai 30 persen. Air tanah yang masih dianggap baik dan persoalan sanitasi menjadi tantangan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka dalam bentrokan di Menteng yang menewaskan satu orang dan melukai satu korban lainnya.
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman
BGN menutup 833 dapur SPPG pelaksana Program MBG karena melanggar SOP, mulai dari kasus keracunan hingga IPAL yang tidak memenuhi syarat.
Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Malang-Surabaya, Pasuruan, menewaskan empat orang setelah truk bermuatan kertas diduga hilang kendali.