Pemkab Kulonprogo Minta Relaksasi Batas Belanja Pegawai 30 Persen
Kulonprogo berharap relaksasi aturan belanja pegawai 30 persen APBD. Ini strategi efisiensi yang disiapkan Pemkab.
Kapolres Kulonprogo, AKBP Ridho Hidayat (kedua dari kanan) saat memasang lambu peringatan dan Kasat Lantas Polres Kulonprogo, AKP Kristiyono (kanan) saat memasang water barrier di Kapanewon Nanggulan, Kamis (26/2/2026) ist
Harianjogja.com, KULONPROGO— Satuan Lalu Lintas Polres Kulonprogo menggulirkan program zona rawan–zona peduli sebagai langkah konkret menekan angka kecelakaan lalu lintas. Program ini menyasar sejumlah titik yang selama ini kerap menjadi lokasi kecelakaan di wilayah Kulonprogo.
Kapolres Kulonprogo, Ridho Hidayat, turun langsung meninjau lokasi-lokasi rawan tersebut pada Jumat (27/2/2026). Ia menegaskan, program ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian sekaligus respons cepat atas laporan dan aduan masyarakat.
“Langkah preventif yang kami lakukan antara lain pemasangan papan imbauan dan water barrier di Simpang Empat Pencar Kalurahan Tanjungharjo serta tikungan Pasar Nanggulan. Semua ini berdasarkan hasil pemetaan lokasi rawan kecelakaan dan laporan warga,” ujar Ridho kepada wartawan.
Ia mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Menurutnya, kelengahan sesaat bisa berujung pada musibah yang merugikan banyak pihak.
“Jangan lengah. Satu detik saja bisa berakibat fatal. Sebaliknya, satu langkah kepedulian mampu menyelamatkan banyak nyawa. Mari jadikan zona rawan sebagai zona peduli,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Satlantas Polres Kulonprogo, Kristiyono, menjelaskan program zona rawan–zona peduli mengedepankan pendekatan preventif melalui edukasi dan rekayasa lalu lintas.
Ia menyebutkan, pihaknya telah melakukan pemetaan dan analisis terhadap sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Pemasangan rambu peringatan dan water barrier menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran serta kewaspadaan pengendara.
“Kami juga mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan apabila menemukan potensi bahaya di jalan,” ungkapnya.
Melalui program ini, Polres Kulonprogo berharap kesadaran berlalu lintas masyarakat semakin meningkat sehingga angka kecelakaan dapat ditekan dan tercipta kondisi lalu lintas yang aman serta kondusif di wilayah Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kulonprogo berharap relaksasi aturan belanja pegawai 30 persen APBD. Ini strategi efisiensi yang disiapkan Pemkab.
Megawati Soekarnoputri ziarah ke makam Bung Karno di Blitar, momen refleksi nilai perjuangan dan Pancasila.
BGN bantah isu pembagian keuntungan MBG ke Prabowo. Masyarakat diminta tidak mudah percaya hoaks dan cek sumber resmi.
OJK temukan 184 usaha gadai ilegal, lakukan penindakan bersama Satgas PASTI dan imbau masyarakat waspada risiko.
Ketua MUI Anwar Iskandar dukung penolakan IMF, sebut langkah ini penting untuk menjaga kedaulatan dan kemandirian ekonomi Indonesia.
Waze mulai uji fitur lampu lalu lintas di aplikasi. Simak fungsi, keunggulan, dan perbedaannya dengan Google Maps.