Hadeging Pakualaman 214 Hadirkan Kethoprak Sejarah Pakualaman
Hadeging Pakualaman ke-214 menghadirkan kethoprak sejarah Pakualaman, Pasar Sewandanan, Festival Jathilan, dan puluhan UMKM.
Evakuasi korban longsor proyek perumahan di Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Sleman/Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman memanggil pengembang perumahan pasca-longsornya tanah galian talut proyek perumahan di Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Sleman. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo.
Menurutnya pemanggilan ini untuk meminta keterangan dari pihak pengembang terkait peristiwa tersebut. Pemanggilan pengembang dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sleman hari ini, Jumat (6/1/2023).
"Hari ini dari DPMPTSP sudah mengundang pihak pengembang. Kita minta keterangan terkait kejadian itu dan bagaimana proses penyelesaiannya," kata Kustini.
Pihak pengembang telah menyelesaikan kejadian ini dengan pihak keluarga korban. Pengembang juga melakukan koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Sleman untuk berkonsultasi terkait ketenagakerjaan.
"Sudah ada kesepakatan damai dengan pihak keluarga, dan sudah diberi santunan juga. Alhamdulillah sudah bisa diselesaikan."
Kustini meminta agar pihak pengembang lebih memperhatikan lagi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) ke depannya. Di dalam melaksanakan pembangunan perlu juga melakukan konsultasi atau komunikasi ke instansi teknis.
BACA JUGA: Tak Kuat Menanjak, Tronton Pembawa Backhoe Terguling di Tanjakan Sambeng Gunungkidul
Dia berharap agar kejadian semacam ini tidak terulang kembali di Sleman. Kondisi terkini dan keselamatan pekerja menjadi yang utama.
"Harapan saya tidak ada lagi kejadian. Makanya harus lebih hati-hati, apalagi soal cuaca. Kita akan menghadapi cuaca ekstrem, jadi saya himbau semua [pengerjaan] harus waspada," lanjutnya.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengatakan akan dilakukan evaluasi atas kejadian ini. Khususnya terkait apa yang menyebabkan talut longsor, apakah tanahnya yang berpasir, atau sebab lain.
"Kami akan lihat pembangunan ini sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) belum."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hadeging Pakualaman ke-214 menghadirkan kethoprak sejarah Pakualaman, Pasar Sewandanan, Festival Jathilan, dan puluhan UMKM.
Jonatan Christie kembali bertanding saat Indonesia mengirim 12 wakil ke Japan Open 2026. Fajar/Fikri dan sejumlah pemain andalan siap bangkit di Tokyo.
Polresta Jogja menetapkan 14 tersangka baru dalam kasus Daycare Little Aresha. Total tersangka kini mencapai 27 orang dengan 103 anak tercatat sebagai korban.
Kolombia tim terakhir lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026. Asia habis tak tersisa, Eropa dominan dengan 7 wakil. Simak daftar lengkap tim lolos!
India minta WhatsApp tunda fitur username karena khawatir dipakai penjahat siber. WhatsApp membela diri dengan perlindungan berlapis. Fitur ini masih opsional.
Beta Mom, gaya asuh santai yang viral di TikTok dan Wall Street Journal. Lawan helicopter parenting, fokus pada fleksibilitas dan kebahagiaan ibu-anak.