Penanganan 11 Bayi di Pakem Disorot, Polisi Bentuk Tim Khusus
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Proses evakuasi truk yang terlibat kecelakan di Jln. Pengasih-Nanggulan, Sendangsari, Pengasih pada Jumat (6/1/2023). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, KULONPROGO — Sebuah truk lepas kendali dan menabrak sepeda motor di Jl. Pengasih-Nanggulan, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih. Akibatnya, kedua kendaraan ini terperosok ke dalam tanggul kebun dengan ketinggian lebih dari tiga meter dan menyebabkan seorang pengendara meninggal dunia.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kulonprogo, Ipda Satya Kurnia menerangkan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Kecelakan itu melibatkan sepeda motor bernomor polisi AB 6251 QL yang dikendarai ibu bersama dua anaknya dengan truk tanpa muatan bernomor polisi AB 8679 HC.
"Kejadian sekitar pukul 11.30 WIB. Dalam insiden ini, satu pemotor dinyatakan meninggal dunia di lokasi," kata Ipda Satya saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat (6/1/2023).
Dari keterangan sejumlah saksi, kata Ipda Satya, kendaraan truk semula melaju dari arah ke utara ke selatan dengan kecepatan tinggi. Tetapi sesampainya di lokasi kejadian, dengan jalan yang agak menikung ke kanan, truk lantas hilang kendali. "Truk oleng ke kanan, ke jalur berlawanan kemudian menabrak sepeda motor yang melaku dari arah berlawanan," terangnya.
"Dengan hilangnya kendali truk, kemudian oleng, karena kecepatannya yang tinggi sehingga bisa terpental ke jurang, jatuh ke jurang bersama motor yang ditabrak," lanjutnya.
BACA JUGA: Insiden Kecelakaan di Urip Sumoharjo, Korban Pejalan Kaki Luka Serius
Akibat insiden ini satu korban yakni pengendara sepeda motor dinyatakan meninggal dunia. Sementara dua anaknya mengalami luka-luka ringan. Begitu pula dengan sopir truk juga mengalami luka-luka. "Infonya korban menjemput anak kemudian terjadi kecelakan lalu lintas tersebut," ujarnya.
Berdasarkan penuturan Satya, jalur tersebut sebenarnya bukan termasuk dalam black spot (jalur tengkorak/rawan kecelakaan lalu lintas). Namun, dengan adanya kejadian ini Satya mengimbau agar seluruh pengguna jalan agar berhati-hati serta memperhatikan rambu-rambu kecepatan.
Koordinator Lapangan Sedulur Rescue, Suroto menerangkan bila tim sukarelawan butuh waktu setidaknya dua jam untuk mengevakuasi truk dari dalam tanggul. Lokasi yang curam dan posisi truk yang sulit membuat evakuasi cukup berjalan alot. "Butuh waktu dua jam, soalnya tempatnya agak curang, tempatnya agak sulit," ujarnya.
Total ada tujuh kendaraan yang digunakan untuk menarik truk. "Tentunya terlalu curam sekali, dalam. Itu ada corbloknya. Terus ada jaringan listriknya," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
SUV Voyah Taishan X8 viral setelah melompat 20 meter dalam uji ekstrem dan tetap aman usai benturan keras.
Menaker Yassierli merespons ancaman PHK akibat rupiah melemah. Pemerintah siapkan langkah antisipasi dan Satgas PHK.
Presiden Prabowo dijadwalkan salat Iduladha di KBRI Paris dan bertemu WNI dalam kunjungan resmi kenegaraan ke Prancis.
Safety Riding Short Movie Contest 2026 resmi dibuka. Yayasan AHM ajak Gen Z kampanyekan keselamatan berkendara lewat video kreatif.
Pemkot Jogja melarang penggunaan kantong plastik saat pembagian daging kurban Iduladha 2026 demi menekan sampah di Kota Jogja.