Sharp Borong Tiga Penghargaan JBBA dan SBBI 2026
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Ilustrasi leptospirosis,/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan Bantul mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyakit leptospirosis yang terjadi pada musim penghujan saat ini. Dalam catatan Dinas Kesehatan selama 2022 lalu ada 137 kasus leptospirosis dan empat kasus di antaranya meninggal dunia di Bumi Projotamansari.
“Data kasus leptospirosis tahun 2022 ada 137 kasus dan empat diantaranya meninggal dunia,” kata Kepala Seksi Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Bantul, Abednego Dani Nugroho, saat dihubungi Kamis (19/01/2023).
Abednego mengatakan penyakit leptospirosis atau kencing tikus dikategorikan sebagai penyakit dengan tingkat bahaya cukup tinggi. Sebab, selain dapat merusak organ vital diri manusia juga bisa berakibat pada kematian. Meski tidak dapat menular dari manusia ke manusia, namun ia meminta kepada masyarakat untuk memperhatikan kebersihan lingkungan rumah agar tidak menjadi sarang tikus.
“Terutama juga bagi masyarakat yang sering beraktivitas di tempat berair seperti di sawah. Apalagi waktu kondisi hujan," jelasnya.
Ia menjelaskan leptospirosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri leptospira yang ditularkan melalui hewan perantara seperti tikus ataupun kelinci dan sejenisnya. Proses penularan biasanya dilalui melalui kencing tikus yang masuk melalui anggota badan yang terluka.
Terkait tanda-tanda orang terkena penyakit leptospirosis, pria yang akrab disapa Abed ini mengatakan biasanya terjadi demam secara mendadak, kemudian pusing, mata merah, badan lemah, kemudian disertai dengan nyeri otot pada betis. “Kalau mengalami tanda-tanda tersebut apalagi disertai nyeri betis harus segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya.
Ia memastikan untuk obat leptospirosis sudah tersedia di sejumlah fasilitas kesehatan. Ia juga meminta kepada semua puskesmas untuk mensosialisaikan dan deteksi dini penyakit leptospirosis terlebih saat musim penghujan ini.
Sementara untuk tahun ini, Abed menyebut belum mendapatkan adanya laporan penyakit leptospirosis dari rumah sakit maupun puskesmas. Meski demikian masyarakat dihimbau untuk waspada, selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Selain itu selalu mencuci tangan dan kaki sebelum dan sesudah beraktivitas, utamanya aktivitas yang berdekatan dengan sarang-sarang tikus, seperti sawah, sungai, kandang, atau kebun yang kotor yang bisa dijadikan sarang tikus berkembang biak.
“Rutin membersihkan lingkungan dengan memakai alat pelindung diri seperti sepatu bot dan sarung tangan, utamanya saat musim hujan yang berpotensi banjir atau air tergenang,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Samsung mencatat perpindahan pengguna iOS ke Galaxy Z Fold8 naik 1,6 kali saat Apple mulai masuk pasar ponsel lipat.
Iran lolos semifinal AVC Men's Volleyball Continental 2026 setelah mengalahkan Chinese Taipei 3-1. Satu tiket tersisa diperebutkan Jepang-India.
Mengusung konsep private villa premium, The Kharma Villas Yogyakarta menghadirkan empat tipe unit dengan pilihan satu hingga tiga kamar tidur.
Tiongkok menargetkan mobil otonom digunakan secara luas pada 2030 dan memperkuat industri kendaraan listrik pintar.
Sesosok jasad lansia asal Piyungan Bantul ditemukan di Sungai Opak Berbah Sleman usai dilaporkan hilang sejak Rabu.