Asita DIY Sebut Kelok 23 Bisa Buka Koridor Wisata Baru
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Pelantikan anggota PPS di Sheraton Mustika, Selasa (24/1/2023)/ Dok Pemkab.
Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengimbau anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) tidak mudah terprovokasi hal-hal negatif. Pesan ini disampaikan saat memberikan arahan pelantikan anggota PPS pada Pemilihan Umum 2024 di Sheraton Mustika, Selasa (24/1/2023).
Dia meminta agar panitia bisa terus menanamkan motivasi diri agar selalu amanah dalam menjalankan tugas. Kolaborasi dengan seluruh jajaran, kata Kustini, juga penting dilakukan.
"Dengan pengalaman yang saudara miliki, baik itu yang sudah senior maupun junior, silakan untuk berkolaborasi," ucapnya.
Atas pelantikan ini dia menyampaikan ucapan selamat kepada PPS yang telah terpilih. Menurutnya di tengah era informasi yang begitu cepat, panitia harus bijak dan kreatif dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat agar proses Pemilu 2024 bisa berjalan secara sehat.
"Yang senior bisa memberikan pengalaman, yang baru terlibat bisa memberikan inovasi, terutama dengan pemanfaatan teknologi," katanya.
Baca juga: GL Zoo Tambah Penghuni Baru saat Libur Imlek, Ada Monyet Impor dari AS
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman, Trapsi Haryadi menyampaikan ada 258 orang petugas PPS yang dilantik. Keseluruhan PPS itu merupakan perwakilan dari 86 desa pada 17 Kapanewon yang ada di Sleman.
Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman yang telah memberikan dukungan dan mendampingi sampai saat ini. Kepada para panitia terlantik Trapsi mengajak untuk bekerja berdasarkan data bukan berdasarkan kebiasaan. Dengan begitu, diharapkan proses pemilu mendatang dapat berjalan secara bersih, efektif, dan tuntas.
"Kepada teman-teman yang dilantik, saya ucapkan selamat, dan mari kita bekerja bersama-sama. Mari kita kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi 1 Oktober 2026 dan akan dievaluasi pemerintah pada 7 Oktober.
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.
Kemarau panjang di Cangkringan membuat dua sekolah kekurangan air dan memicu tiga kebakaran sejak Juni 2026.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Muhammad Qodari membantah sejumlah tudingan terhadap Bakom, termasuk isu Timothy Ivan, rekrutmen PAN, dan anggaran media Rp60 miliar.