56.000 Peserta BPJS Diaktifkan Lagi, Pemkab Gunungkidul Tambah Anggaran
Gunungkidul menambah anggaran BPJS Kesehatan Rp5,5 miliar menjadi Rp47,5 miliar setelah reaktivasi peserta PBI.
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas.JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Unit Penegakkan Hukum, Satlantas Polres Gunungkidul mencatat sepanjang Januari 2023 ada 74 kejadian kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Total ada empat korban meninggal dunia dalam kurun waktu kurang dari satu bulan.
Kanit Gakkum, Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Darmadi mengatakan, kecelakaan maut terakhir terjadi pada Selasa (24/1/2023) dini hari di Jalan Brigjend Katamso. Total ada dua korban meninggal dunia dalam peristiwa ini dan semuanya masih berstatus pelajar.
“Kecelakaan tunggal. Satu orang meninggal dunia di lokasi, satu korban lainnya meninggal saat dirawat di rumah sakit,” kata Darmadi kepada wartawan, Rabu (25/1/2023).
Dia menjelaskan, adanya dua korban lakalantas yang meninggal dunia menambah daftar kecelakaan yang terjadi di awal tahun. Hingga sekarang sudah ada 75 kejadian dengan korban meninggal empat orang.
BACA JUGA: Setahun Ribuan Kecelakaan Lalu Lintas Terjadi di Bantul, Begini Strategi Pemkab
Selain itu, dari peristiwa kecelakaan yang terjadi juga mengakibatkan kerugian material sebesar Rp36,2 juta. Adapun jumlah korban luka ringan sebanyak 109 orang. “Ini harus menjadi pembelajaran bersama agar kasus laka maupun dampaknya bisa ditekan sekecil mungkin,” katanya.
Darmadi berharap kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati serta terus menaati peraturan lalu lintas yang berlaku. Selain itu, pada saat berkendara juga memperhatikan keselamatan dengan memakai alat perlindungan diri.
“Untuk pemotor harus memakai helm. Sedang pengendara mobil harus terus memasang tali sabuk pengaman,” katanya.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri mengatakan, sepanjang 2022 lalu mencatat ada 982 laka lantas. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan 2021 dengan peristiwa sebanyak 664 kasus.
Meski ada peningkatan kasus, Edy mengakui angka fatalitas dalam kecelakaan mengalami penurunan. Sebagai gambaran, di 2021 ada 79 korban meninggal dunia di jalanan, tapi tahun lalu hanya 68 korban yang mati. “Untuk korban meninggal dunia memang ada penurunan sekitar 14% dari kejadian di 2021,” kata dia.
Edy mengistruksikan agar terus dilakukan sosialisasi keselamatan berlalulintas. Tujuannya agar peristiwa kecelakaan bisa ditekan agar jumlah korbannya juga berkurang. “Mudah-mudahan angka kecelakaan di Gunungkidul bisa terus diturunkan intensitas kejadiannya,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul menambah anggaran BPJS Kesehatan Rp5,5 miliar menjadi Rp47,5 miliar setelah reaktivasi peserta PBI.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.