Kamu Lulusan SMA/SMK dan Ingin Kerja di Dunia Penerbangan? Ada Info Menarik nih!
Saat ini Super Air Jet sedang memberikan peluang menarik untukmu untuk bergabung menjadi Super Crew di dunia penerbangan.
Ilustrasi anak-anak sedang bermain./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Informasi mengenai seorang anak di Jogja yang hampir menjadi korban penculikan menggegerkan publik baru-baru ini. Beruntung, anak sembilan tahun berinisial EHP yang tinggal di Mantrijeron, Kota Jogja tersebut selamat.
Kasus penculikan sedang menghantui orang tua di Indonesia. Hal itu tak lepas dari banyaknya kasus yang terjadi belakangan ini.
Seperti di Jakarta, seorang anak menjadi korban penculikan meski akhirnya berhasil ditemukan kembali. Kemudian ada juga bocah 11 tahun yang diculik dan berujung pada pembunuhan oleh dua remaja di Makassar hanya karena iming-iming jual beli organ tubuh.
Kasus-kasus tersebut membuat para orang tua resah dan harus waspada terhadap keselamatan anaknya.
Sekretaris Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Putri Aisyiyah Rachma Dewi, S.Sos., M.Med.Kom., dalam artikel yang diterbitkan di unesa.ac.id mengatakan anak merupakan kelompok yang rentan terhadap penculikan karena anak belum mampu melindungi diri sendiri dan menggunakan hak-haknya secara mandiri.
Baca juga: Dikejar Penculik, Bocah SD di Jogja Tak Bisa Tidur dan Takut ke Sekolah
Lantas bagaimana yang harus dilakukan agar anak-anak terhindar dari penculikan?
Menurut Putri harus ada peran dari orang tua, masyarakat maupun pemerintah.
Orang tua harus memberikan edukasi kepada anak tentang cara mengatasi orang asing. “Jika orang asing mengajak bicara terlalu lama, maka segera memanggil ibu, ayah atau guru. Jika ada orang asing yang mencoba meraba, menyentuh atau memaksakan sesuatu maka ajarkan untuk berani berteriak sekeras mungkin dan jika ada orang asing memberikan makanan dan minuman, maka orang tua ajarkan anak berani menolak,” bebernya.
Orang tua harus selalu waspada dengan mengenali baik-baik lingkungan bermain anak termasuk orang tua atau keluarga dari teman bermain si anak. Selain itu juga penting untuk dekat dengan tetangga atau masyarakat sekitar. Lalu orang tua perlu membekali anak dengan informasi-informasi dasar terkait tempat tinggal dan nomor yang bisa dihubungi.
Bagi orang tua yang memiliki anak balita atau yang masih belum mampu berbicara dan membaca, anak perlu dilengkapi semacam data diri yang dipasang di setiap baju anak. Hal ini dapat membantu dalam pencarian anak korban penculikan, dan mengurangi kemungkinan anak hilang. “Penting juga, orang tua harus menjadi teman bagi anak sehingga muncul komunikasi dan saling percaya,” bebernya.
Masyarakat harus mulai kembali saling mengenal dan aware satu sama lain. Ini penting dibangun kembali. Orang tua harus peduli terhadap anak-anak baik itu anaknya, anak tetangga maupun anak orang lain. Sikap cuek ini yang membuat anak mudah menjadi korban penculikan.
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk mengurangi potensi kasus penculikan di lingkungan mereka, seperti ajak anak-anak berinteraksi untuk mengenal orang tua mereka, tegur mereka jika bermain terlalu lama atau terlalu jauh, hubungi RT atau RW jika dirasa melihat ada orang asing yang mencurigakan.
Selain itu, hubungi orang tua anak jika dirasa anak didekati orang asing yang mencurigakan, dan jauhkan anak–anak tersebut dari pelaku, jika dirasa ada orang asing mencoba melakukan hal mencurigakan kepada mereka.
Menurutnya, pemerintah juga harus memberikan perhatian lebih terhadap kasus tersebut. Negara harus hadir untuk mencegah dan mengatasi kasus penculikan anak yang terus bertambah. Melihat dari faktor yang ada, pemerintah harus menghadirkan program pencegahan yang menyentuh hingga ke level RW dan RT.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Saat ini Super Air Jet sedang memberikan peluang menarik untukmu untuk bergabung menjadi Super Crew di dunia penerbangan.
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta
Prabowo targetkan pembangunan 5.000 desa nelayan lengkap SPBU khusus, cold storage, dan fasilitas es batu hingga 2027.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
HUT ke-18 Harian Jogja, Transformasi dari Perusahaan Media Menuju Perusahaan Komunikasi Diperkuat