El Nino Mulai Diwaspadai, Bulog DIY Perkuat Cadangan Beras
Bulog Yogyakarta memastikan stok beras DIY aman mencapai 87 ribu ton di tengah ancaman El Nino dan musim kering 2026.
Ilustrasi cagar budaya/Pixabay
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menganggarkan kurang lebih Rp150 juta untuk pemasangan papan di 20 cagar budaya tahun ini.
Kepala Dinas Kebudayaan Sleman, Edy Winarya, mengatakan 20 cagar budaya yang akan dipasangi papan nama berada di area publik dan rawan vandalisme, pemasangan spanduk, dan lainnya.
"Estimasi anggaran kurang lebih Rp150 juta, bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus Dana Keistimewaan tahun 2023," ucapnya, Selasa (31/1/2023).
Sebanyak 20 titik cagar budaya saat ini masih tahap seleksi. Disbud Sleman belum memastikan akan memasang papan nama di cagar budaya mana saja. "Yang penting dalam DPA [Dokumen Pelaksanaan Anggaran] ada 20 titik output. Teman-teman saya minta prioritaskan yang rawan-rawan tadi."
Kepala Bidang Warisan Budaya Disbud Sleman, Esti Listyowati, mengatakan papan nama akan dipasang di lokasi rawan vandalisme dan berada di ruang publik.
BACA JUGA: 3 Siswa SD di Sleman Diduga Hendak Diculik, Dinas Pendidikan Keluarkan Peringatan
Sebelumnya, beberapa bangunan cagar budaya yang sudah menjadi aksi vandalisme seperti Jembatan Pangukan dan Buk Renteng. Jembatan Pangukan tidak hanya dicorat-coret dengan piloks, tetapi juga dipasangi spanduk partai. Disbud Sleman sudah berkoordinasi dengan Satpol PP dan partai yang bersangkutan.
Sementara, aksi vandalisme di Buk Renteng sempat dipergoki warga sehingga pelakunya langsung dihukum dengan mengecat kembali selokan air tersebut pada Minggu (22/1/2023) lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bulog Yogyakarta memastikan stok beras DIY aman mencapai 87 ribu ton di tengah ancaman El Nino dan musim kering 2026.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.