Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Tanah uruk untuk pembangunan tol Jogja-Solo diambilkan dari wilayah Gunungkidul. Hal itu terungkap dari dokumen kesepakatan antara Pemkab Klaten dan PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM) terkait ruas jalan yang diizinkan untuk dilewati truk pengangkut tanah uruk.
BACA JUGA : Rp3,8 Triliun Bakal Mengucur ke 30 Desa Terdampak Jalan Tol Jogja
Dalam dokumen itu disebutkan setidaknya ada tiga titik lokasi penambangan tanah uruk yang diambil dari Gedangsari, Gunungkidul untuk membangun ruas tol Jogja-Solo di wilayah Klaten.
Lokasi Pertambangan di Gedangsari, Gunungkidul, DIY
Jalan Gempol-Bungasan – Jalan Kadisimo-Gempol – Jalan Gatak Grojogan-Bayat – Jalan Gatak-Grojogan-Wedi, Jalan Karang-Wedi – Jalan Ki Pandanaran – Jalan Nasional – Jalan Bypass Klaten -Jalan Nasional- Jalan Lingkar Barat Delanggu – Jalan Gayam-Perempatan Jetis – menuju lokasi proyek di Desa Mendak, Delanggu
Jalan Gempol-Bungasan – Jalan Kadisimo-Gempol – Jalan Gatak Grojogan-Bayat – Jalan Gatak-Grojogan-Wedi, Jalan Karang-Wedi – Jalan Ki Pandanaran – Jalan Nasional – Jalan Bypass Klaten -Jalan Nasional-Jalan Penggung-Karangan – Jalan Karangan-Pasar Senggol – menuju lokasi proyek Desa Tarubasan dan Kadirejo, Karanganom
Lokasi Pertambangan di Sampang, Gedangsari, Gunungkidul, DIY
Jalan Karangturi-Kragilan (dari Jogoprayan ke arah Karangturi) – Jalan Kadisimo-Gempol – Jalan Gatak Grojogan-Bayat – Jalan Gatak Grojogan-Wedi – Jalan Karang-Wedi – Jalan Ki Pandanaran – Jalan Nasional-Jalan Empu Sedah – Jalan Nglinggi-Ngrundul – Jalan Puluhwatu-Ngrundul – Jalan Tidar – Jalan Rinjani/Tengger – Jalan Totogan-Karanglo – Jalan Sekarsuli-Senden – menuju lokasi proyek di Senden dan Gatak, Ngawen
Jalan Karangturi-Kragilan (dari Jogoprayan ke arah Karangturi) – Jalan Kadisimo-Gempol – Jalan Gatak Grojogan-Bayat – Jalan Gatak Grojogan-Wedi – Jalan Karang-Wedi – Jalan Ki Pandanaran – Jalan Nasional-Jalan Empu Sedah – Jalan Nglinggi-Ngrundul – Jalan Puluhwatu-Ngrundul – menuju lokasi proyek di Demakijo, Karangnongko.
BACA JUGA : Pemilik Belum Setuju, Uang Ganti Rugi 8 Bidang Lahan Tol Jogja-Solo Rp10 Miliar
Jalan Karangturi-Kragilan (dari Jogoprayan ke arah Karangturi) – Jalan Kadisimo-Gempol – Jalan Gatak Grojogan-Bayat – Jalan Gatak Grojogan-Wedi – Jalan Karang-Wedi – Jalan Ki Pandanaran – Jalan Nasional-Jalan Jogonalan – Basin – Jalan Pluneng-Basin – Jalan Pluneng-Sendanglebak – menuju lokasi proyek di Jagalan, Karangnongko
Lokasi pertambangan di Serut, Gedangsari, Gunungkidul, DIY
Jalan Mlese-Ngandong-Serut – Jalan Baturan-Jabung – Jalan Ngering – Jabung – Jalan Jogonalan – Ngering – Jalan Nasional-Jalan Jogonalan – Basin– Jalan Pluneng-Basin – Jalan Pluneng-Sendanglebak – menuju lokasi proyek di Jagalan, Karangnongko
Jalan Mlese-Ngandong-Serut – Jalan Baturan-Jabung – Jalan Ngering-Jabung – Jalan Jogonalan-Ngering -Jalan Nasional-Jalan Jogonalan-Basin – Jalan Pluneng-Basin – Jalan Pluneng-Karangnongko – menuju lokasi proyek di Malangjiwan, Kebonarum
Jalan Mlese-Ngandong-Serut – Jalan Baturan-Jabung – Jalan Ngering-Jabung – Jalan Jogonalan-Ngering – Jalan Nasional-Jalan Jogonalan-Basin – Jalan Basin-Mipitan- menuju lokasi proyek di Menden, Kebonarum
Jalan Mlese-Ngandong-Serut – Jalan Baturan-Jabung – Jalan Ngering-Jabung – Jalan Jogonalan-Ngering – Jalan Nasional-Jalan Ngendo-Prawatan – Jalan Prawatan-Margorejo – menuju lokasi proyek di Prawatan dan Joton, Jogonalan
Jalan Mlese-Ngandong-Serut – Jalan Baturan-Jabung – Jalan Ngering-Jabung – Jalan Jogonalan-Ngering – Jalan Nasional- Jalan Ngendo-Prawatan – Jalan Prawatan-Nangsri – menuju lokasi proyek di Joton dan Dompyongan, Jogonalan, serta Nangsri, Manisrenggo
Jalan Mlese-Ngandong-Serut – Jalan Baturan-Jabung – Jalan Somopuro-Baturan – Jalan Nasional-Jalan Nasional-Dengok – Jalan Dengok-Nangsri – menuju lokasi proyek di Kebondalem Lor, Prambanan
Jalan Mlese-Ngandong-Serut – Jalan Baturan-Jabung – Jalan Somopuro-Baturan – Jalan Nasional-Jalan Nasional – Dengok – Jalan Dengok-Nangsri – Jalan Dengok-Batas DIY – menuju lokasi proyek di Kokosan, Prambanan
Lokasi Pertambangan di DIY dan lainnya
Jalan Nasional – Jalan Nasional-Dengok – Jalan Dengok-Nangsri – menuju lokasi proyek di Kebondalem Lor, Prambanan
Jalan Nasional – Jalan Nasional – Dengok – Jalan Dengok-Nangsri – Jalan Dengok-Batas DIY – menuju lokasi proyek di Kokosan, Prambanan.
Sebelumnya Kepala Dinas PUP ESDM DIY Anna Rina Herbranti menjelaskan terkait izin quarry untuk pembangunan tol sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat, dalam hal ini Dirjen Minerba Kementerian ESDM. Dasar hukum perizinan ini telah diatur dalam surat yang diterbitkan oleh Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral, Kementerian ESDM.
“Jadi terkait izin quarry untuk penambangan tanah urug dan ini sudah ada edarannya yaitu surat direktur pembinaan pengusahaan mineral, Ditjen Minerba nomor T-2207/MB.04/DBM.PU/2022,” kata Anna, Kamis (26/1/2023) lalu.
Ia mengatakan berdasarkan surat tersebut jika pengambilan quarry tersebut pada segmen rencana pembangunan jalan tol maka tidak wajin memiliki izin usaha pertambangan (UIP). Akan tetapi aturan ini mengharuskan bahwa material yang diambil sepenuhnya untuk kepentingan pihak tol dalam hal ini sebagai material uruk, bukan untuk dikomersialisasi.
“Apabila pelaksanaan kegiatan mengambil material tergali [tanah uruk] pada segmen rencana jalan tol untuk kepentingan sendiri dan sepanjang tidak mendapat keuntungan komersial, maka tidak wajib memiliki IUP untuk penjualan. Ini berdasarkan surat Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral,” ujarnya.
Akan tetapi proses pengambilan tersebut diwajibkan bagi pelaksana proyek untuk membayar pajak mineral bukan logam dan batuan. “Tetapi mereka tetap harus membayar pajak MBLB,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.