Warmindo di Sleman Terbakar Usai Ledakan, 3 Pegawai Luka Bakar
Warmindo di Mlati Sleman terbakar diduga akibat kebocoran gas yang memicu ledakan. Tiga karyawan mengalami luka bakar.
Pantarlih dan PPS melakukan rakor progress kegiatan coklit di beberapa Kalurahan. /Istimewa - KPU Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO—Tahapan Pencocokan dan Penelitian (coklit) data pemilih di Kulonprogo nyaris mencapai separuh dari total pemilih. Keberadaan aplikasi e-Coklit dinilai jadi salah satu sebab capaian coklit di Kulonprogo bisa tinggi dalam kurun waktu 10 hari.
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, KPU Kulonprogo, Hidayatut Thoyyibah menerangkan cakupan data pemilih dalam tahapan coklit hampir menyentuh angka 50 persen. Tahapan coklit data pemilih telah dimulai dilakukan sejak (12/2/2023) oleh Petugas Pemutahiran Data Pemilih (Pantarlih) di Kulonprogo.
BACA JUGA : KPU Sleman Door to Door untuk Coklit Pemilu 2024
"Dalam waktu 10 hari ini, Pantarlih sudah melakukan coklit pada 165.542 pemilih atau setara 48 persen," katanya Jumat (24/2/2023).
Capaian ini melebihi target 10 hari pertama coklit yang dipatok di angka 35 persen. Di DIY, capaian coklit ini bahkan menjadi yang paling tinggi dibanding daerah lainnya.
"Capaian ini melampaui target yang dicanangkan oleh KPU Kabupaten Kulonprogo yang mematok atau 35 persen pemilih di 10 hari pertama. Capaian ini sekaligus merupakan capaian tertinggi dari seluruh Kabupaten dan Kota se-DIY," katanya.
Tingginya capaian capaian data pemilih Kulonprogo tak terlepas dari dukungan kelancaran aplikasi e-Coklit. Meski sebelumnya aplikasi tersebut sempat down di awal-awal, keberadaan aplikasi ini dinilai memperlihatkan pencocokan dan penelitian data pemilih.
"Diharapkan pada 10 hari berikutnya sudah mencapai minimal 80 persen dan sisa waktu nantinya bisa digunakan untuk coklit dan perbaikan data," ujarnya.
BACA JUGA : Coklit Pemilu 2024 di Jogja Diawasi Petugas
Berdasarkan DP4 dari Kemendagri dan Daftar Pemilih berkelanjutan, tercatat ada 347.839 pemilih di Kulonprogo. Merujuk angka pemilih tersebut, ditetapkan jumlah TPS di Kulonprogo sebanyak 1.300 TPS. Hal itu juga yang mendasari ditetapkannya Pantarlih di Kulonprogo sejumlah 1.300 orang.
"Dalam menjalankan tugasnya Pantarlih diharuskan memberikan laporan tiap 10 Hari kepada KPU Kabupaten Kulonprogo, melalui PPS dan PPK. Tanggal 22 Februari 2023 adalah 10 Hari pertama, dimana setiap Pantarlih harus menyampaikan perkembangan coklit yang telah dilakukan, selama 10 Hari," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warmindo di Mlati Sleman terbakar diduga akibat kebocoran gas yang memicu ledakan. Tiga karyawan mengalami luka bakar.
Nurisa Dian Ashrifah meraih emas kelima Indonesia di Asian Games 2026 setelah mengalahkan Amaya Amparo 139-137.
America.gov jadi chatbot AI pemerintah AS untuk mencari informasi federal. Simak fitur, Gemini-Grok, rencana layanan dan privasinya.
Argentina menang 4-0 atas Bolivia. Nico Paz mencetak gol, Cristian Romero memimpin sebagai kapten, dan Messi masih disiapkan untuk laga perpisahan.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian. Antam 1 gram tercatat Rp2,634 juta, Galeri24 Rp2,527 juta dan UBS Rp2,552 juta.
Irlandia vs Austria di Nations League 2 Oktober 2026. Simak jadwal, klasemen Grup B3, kondisi skuad, dan prediksi pertandingannya.