TPAS Wukirsari Terima 60 Ton Sampah per Hari, Organik Dominan
DLH Gunungkidul mencatat 70 persen sampah di TPAS Wukirsari masih berupa sampah organik. Warga didorong memilah sampah dari rumah.
Petugas dari Polsek Panggang saat membantu proses evakuasi kerusakan akibat embusan angin kencang yang terjadi di rest area Bulusari di Dusun Sawah, Girisekar, Panggang pada Rabu (1/3/2023)/Ist-Polsek Panggang
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Angin kencang menerjang kawasan Rest Area Bulusari di Dusun Sawah, Girisekar, Panggang, Rabu (1/3/2023) sekitar pukul 14.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun bangunan warung dan kamar mandi di lokasi mengalami kerusakan.
Lurah Girisekar, Sutarpan mengatakan, sebelum musibah terjadi kondisi sedang hujan. Tak berselang lama terdengar suara bergemuruh yang dibarengi dengan embusan angin kencang.
Akibat peristiwa ini sebanyak sepuluh bangunan yang terdiri dari warung berjualan warga dan kamar mandi mengalami kerusakan. “Bangunan menggunakan baja ringan dan mengalami kerusakan karena diterjang angin kencang,” kata Sutarpan kepada wartawan, Rabu sore.
Diperkirakan akibat kerusakan ini kerugiannya mencapai Rp10 juta. Meski demikian, Sutarpan memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
“Kami juga sudah melaporkan ke BPBD Gunungkidul untuk proses penanganan yang lebih lanjut,” katanya.
Kapolsek Panggang, AKP Anang Prastawa mengatakan, sudah meninjau lokasi di rest area Bulusari. Menurut dia, ada delapan warung milik warga yang rusak. Sedangkan dua lainnya merupakan kamar mandi dan pos penjagaan.
“Masih dalam proses evakuasi. Untuk lapak ada empat unit yang rusak ringan hingga sedang. Adapun empat unit lainnya mengalami rusak berat karena ambruk,” kata Anang.
Menurut dia, bangunan yang rusak merupakan warung semi permanen yang terbuat dari baja ringan. “Embusan anginnya kencang sehingga merusak di kawasan rest area. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Gunungkidul mencatat 70 persen sampah di TPAS Wukirsari masih berupa sampah organik. Warga didorong memilah sampah dari rumah.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.