Pilur Gunungkidul 2026: 122.887 Calon Pemilih Masih Diverifikasi
Sebanyak 122.887 warga masuk daftar calon pemilih Pilur Gunungkidul 2026. Data masih diverifikasi sebelum ditetapkan sebagai DPT.
Ilustrasi angin kencang./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Sebanyak enam rumah di Dusun Bendo, Kenteng, Ponjong rusak akibat diterjang angin kencang, Selasa (28/2/2022). Masyarakat diminta waspadai akan potensi bencana akibat dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini.
Sekretaris BPBD Gunungkidul, Subarno mengatakan, sudah mendapatkan laporan berkaitan dengan musibah angin kencang yang terjadi di Dusun Bendo, Kenteng, Ponjong. Meski demikian, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Kejadiannya sekitar pukul 14.00 WIB. Total ada enam rumah warga yang rusak terdampak angin kencang,” kata Subarno kepada wartawan, Selasa sore.
Dia menjelaskan, kerusakan yang terjadi didominasi di bagian atap. Diperkirakan kerugian akibat peristiwa ini mencapai Rp6 juta. “Kami sudah mengecek ke lokasi dengan menerjunkan personel. Hingga sekarang upaya penanangan masih berlangsung,” kata Subarno.
BACA JUGA: Angin Kencang, Baliho di Bantul Roboh
Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan, cuaca ekstrem masih mungkin terjadi. Oleh karenanya, ia meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana. “Kehati-hatian dan waspada dibutuhkan untuk menekan dampak dari terjadinya cuaca ekstrem,” katanya.
Menurut dia, dampak dari cuaca ekstrem tidak hanya anging kencang, tapi juga ada potensi lain seperti banjir maupun tanah longsor. Purwono mengakui sudah membuat kajian terkait dengan potensi bencana di Gunungkidul.
Untuk banjir potensinya ada di sepanjang aliran Kali Oya. Selain itu, juga ada beberapa titik di Kapanewon Girisubo.
Potensi longsor didominasi di zona utara Gunungkidul, meliputi Kapanewon Patuk, Gedangsari, Nglipar, Ngawen, Semin dan Ponjong. “Untuk angin kencang potensinya menyebar di seluruh wilayah di Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 122.887 warga masuk daftar calon pemilih Pilur Gunungkidul 2026. Data masih diverifikasi sebelum ditetapkan sebagai DPT.
Prabowo meminta simulasi baru kenaikan harga minyak untuk menjaga APBN dan harga BBM subsidi tetap stabil hingga akhir 2026.
Sebanyak delapan SPPG di Gunungkidul belum beroperasi sehingga ribuan siswa masih menunggu penyaluran Program Makan Bergizi Gratis.
BRI Peduli menggelar kegiatan edukatif Hari Anak Nasional 2026 di enam sekolah penerima Program Ini Sekolahku.
Utang pemerintah melalui SBN mencapai Rp501,2 triliun hingga Juni 2026 atau 62,7% dari target APBN 2026.
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.