Bukan Karena Gaji Kecil, Ini Penyebab Masyarakat Sulit Menabung
Dosen UMY mengungkap penyebab masyarakat sulit menabung. Gaya hidup konsumtif, minim target keuangan, dan lemahnya dana darurat menjadi faktor utama.
Foto ilustrasi buka puasa di Jogja, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JOGJA—Bagi umat Muslim di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), memiliki panduan waktu ibadah yang akurat sangat penting untuk menunjang kekhusyukan berpuasa. Jadwal Imsakiyah DIY untuk Minggu (8/3/2026) hadir sebagai referensi utama dalam menentukan batas waktu sahur (Imsak) serta momen berbuka puasa (Magrib) yang tersebar di lima kabupaten dan kota.
Ketepatan waktu dalam memulai dan mengakhiri puasa menjadi kunci ketertiban ibadah harian. Mengingat adanya variasi geografis di wilayah DIY, terdapat selisih waktu sekitar satu hingga dua menit antardaerah, seperti antara wilayah perbukitan di Gunungkidul dengan kawasan pesisir di Kulonprogo.
Masyarakat diimbau untuk memperhatikan jeda waktu Imsak yang jatuh 10 menit sebelum azan Subuh berkumandang. Waktu singkat ini merupakan fase krusial bagi warga Jogja dan sekitarnya untuk menyelesaikan santap sahur dan mempersiapkan diri sebelum memasuki waktu fajar.
Berikut adalah rincian lengkap jadwal Imsak, Subuh, dan Magrib untuk wilayah DIY pada Minggu, 8 Maret 2026:
Kota Jogja & Sleman
Imsak: 04.18 WIB | Subuh: 04.28 WIB
Magrib: 17.58 WIB
Bantul
Imsak: 04.18 WIB | Subuh: 04.28 WIB
Magrib: 17.58 WIB
Gunungkidul
Imsak: 04.17 WIB | Subuh: 04.27 WIB
Magrib: 17.57 WIB
Kulonprogo
Imsak: 04.19 WIB | Subuh: 04.29 WIB
Magrib: 17.59 WIB
Pemerintah melalui instansi terkait menyarankan masyarakat untuk memasang pengingat waktu otomatis guna menghindari keterlambatan saat bersahur. Dengan mengikuti jadwal Imsakiyah DIY Senin 8 Maret 2026 ini, diharapkan seluruh rangkaian ibadah puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari, dapat berjalan dengan tertib dan penuh keberkahan di seluruh penjuru Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dosen UMY mengungkap penyebab masyarakat sulit menabung. Gaya hidup konsumtif, minim target keuangan, dan lemahnya dana darurat menjadi faktor utama.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,3 mengguncang Jawa Timur dan terasa hingga DIY. BMKG memastikan gempa akibat subduksi ini tidak berpotensi tsunami.
Pemda DIY buka fakta proyek mesin susu 2023. Kontrak diputus, pembayaran dihentikan, dan kasus kini diselidiki Kejati DIY.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,6 mengguncang Jawa Timur dan terasa hingga DIY serta Jawa Tengah. Simak daftar wilayah yang merasakan getaran berdasarkan data BMKG.
Mesir lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026 usai imbang 1-1 lawan Iran. Gol Iran dianulir VAR di injury time.
PKB Sleman menggelar santunan anak yatim dan doa Asyura pada Muharam sebagai wujud kepedulian sosial serta memperkuat semangat berbagi kepada masyarakat.