Bank Jateng Syariah dan Ash Shodiqiyah Jalin Kerja Sama Digitalisasi
Bank Jateng Syariah kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pondok pesantren
Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan pelatihan komunikasi organisasi kepada SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Kamis (2/3/2023).
JOGJA—Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melakukan pelatihan komunikasi organisasi kepada SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Kamis (2/3/2023).
Pelatihan ini diikuti 30 peserta yang terdiri dari guru dan tenaga pendidik SMA Muhammadiyah 3. Mereka mendapat pelatihan komunikasi organisasi yang efektif untuk memperkuat organisasi SMA Muhammadiyah 3 dalam mewujudkan sekolah yang sederhana, muda, dan entrepreneur.
Pelaksanaan pelatihan dan pendampingan ini merupakan wujud nyata dari salah satu tri dharma perguruan tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Tim Pengabdian kepada Masyarat UMY diketuai Adhianty Nurjanah, dosen Ilmu Komunikasi UMY, dan beranggotakan SN Nurul Makkiyah dosen Ilmu Kedokteran UMY.
Berdasarkan pemaparan materi yang disampaikan oleh Adhianty Nurjanah, manusia pada hakikatnya adalah makhluk sosial yang membutuhkan interaksi, dan membutuhkan untuk menyatakan pendapatnya sehingga hal ini menegaskan bahwa setiap orang membutuhkan komunikasi, tak terkecuali pada proses berinteraksi di organisasi.

“Komunikasi itu sangat penting untuk membuat kita dalam organisasi bisa saling bersinergi, kemudian mengurangi kesalahpahaman yang akan menimbulkan konflik, serta tak terkecuali untuk mendukung mewujudkan tujuan organisasi. Seperti di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta ini yang memiliki tujuan untuk mencetak generasi alumni yang bertaqwa, sederhana, dan enterpenur. Semua itu perlu dikomunikasikan di internal organisasi agar visi yang diharapkan dapat terwujud,” jelasnya pada saat penyampaian materi Komunikasi Organisasi untuk Penguatan organisasi.
Pelatihan yang dikemas dengan metode sharing session diikuti dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, kepala bidang tiap urusan, maupun tenaga kependidikan. Pimpinan sekolah menyambut baik dan berterima kasih atas Kerjasama Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dalam melaksanakan pengabdian.
“Kami berhatap kegiatan ini dapat memberikan mafaat untuk kami dan tetap akan dilanjutkan untuk memperkuat komunikasi organisasi di internal Sekolah SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta dan saling menjalin silaturahmi,” ujar Fitri Sari Sukmawati, M.Pd
Pelaksanaan pengabdian penguatan organisasi SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta melalui komunikasi organisasi efektif berjalan lancar dan mendapatkan perhatian penuh dari peserta pelatihan. Hal ini dapat dilihat dari aktifnya peserta pada sesi diskusi tanya jawab serta aktif dalam bertukar informasi pada saat pengbadian berlangsung.
Pada kesempatan pelatihan ini, Tim Pengabdian Dosen UMY turut memberikan satu unit Speaker Polytron untuk mendukung proses komunikasi organisasi yang efektif untuk penyampaian pesan pesan yang terorganisir di SMA Muhammadiyah 3 Yogyaakrta.
Pengabdian Masyarakat Skema PKM ini menjadi solusi untuk membenahi proses komunikasi organisasi internal SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta untuk mencapai visi sekolah yang Berimtaq, Berpikir Kritis, Mandiri, Berwawasan Global, dan Berjiwa Entrepreneur. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank Jateng Syariah kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pondok pesantren
Jadwal KRL Solo Jogja terbaru hari ini Rabu 29 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.