RSUP Sardjito Hemat Biaya Operasional 75 Persen Usai Pakai Gas Bumi
RSUP Dr. Sardjito menghemat biaya operasional hingga 75% setelah menggunakan gas bumi PGN untuk boiler, laundry, sterilisasi, dan dapur.
Luncuran awan panas saat erupsi Merapi, Sabtu (11/3/2023). /Twitter @BPPTKG.
Harianjogja.com, SLEMAN—Gunung Merapi meluncurkan awan panas pada Sabtu siang, (11/3/2023). Dukuh Tawangrejo, Kalurahan Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Dwi Hartanto mengatakan sampai saat ini warga belum mengungsi.
"Untuk wilayah Pakem, khususnya Tritis, Turgo, KRB III masih aman terkendali, untuk masyarakat cuma berkumpul di titik kumpul di lapangan Tritis. Tapi belum ada instruksi untuk bergeser ke barak pengungsian," ucapnya, Sabtu (11/3/2023).
Dia menjelaskan untuk wilayah Pakem, khususnya Kaliurang, Tritis, Turgo ke Barat, Girikerto, Ngandong, Tunggularum masih aman terkendali.
BACA JUGA : Gunung Merapi Erupsi, Warga di Area 7 Kilometer Diminta Menjauh
"Jadi intinya untuk wilayah utara masih aman karena tadi erupsi mengarah ke kali Krasak dan Bebeng jadi untuk wilayah yang Timur tengah katakanlah masih aman," lanjutnya.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyampaikan guguran awan panas terjadi pada pukul 12.12 WIB ke arah Kali Bebeng/Krasak.
"Terjadi awan panas guguran di Merapi tanggal 11 Maret 2023 pukul 12.12 WIB," ucap Kepala BPPTKG, Agus Budi Santoso.
BPPTKG menyampaikan saat ini erupsi masih berlangsung. Masyarakat dihimbau untuk menjauhi daerah bahaya. "Jarak 7 Km dari puncak Gunung Merapi di alur Kali Bebeng dan Krasak," paparnya.
Untuk mengantisipasi potensi bahaya erupsi Gunung Merapi, maka masyarakat diimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
BACA JUGA : Merapi Meletus, Begini Kondisi 3 Desa Terdekat dengan Puncak
Masyarakat diminta agar selalu mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, mengatakan berdasar rekaman visual BPPTKG, gunung teramati dengan jelas hingga kabut 0-II. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50-100 meter di atas puncak kawah. Di samping itu, juga teramati satu kali guyuran lava dengan jarak luncur 1.500 meter ke barat daya suara guguran dua kali dengan intensitas sedang dari Pos Babadan.
BPPTKG juga mengamati status kegempaan meliputi jumlah guguran terpantau 9, amplitudo 4-11 mm dan durasi 43.9-96.6 detik. Berikutnya hybrid/fase banyak 1, amplitudo 5 mm, S-P 0.4 detik dan durasi 7.4 detik. Berikutnya untuk rekaman vulkanik dalama berjumlah 19, amplitudo 9-12 mm, S-P 0.5-1 detik dan durasi 9.3-11.2 detik.
Lebih lanjut, BPPTKG menyebut bahwa potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUP Dr. Sardjito menghemat biaya operasional hingga 75% setelah menggunakan gas bumi PGN untuk boiler, laundry, sterilisasi, dan dapur.
Cara mematikan download otomatis WhatsApp di Android dan iPhone agar foto, video, audio, serta dokumen tidak memenuhi memori HP
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui inisiatif keberlanjutan GoZero% kembali menghadirkan aksi lingkungan bersama masyarakat melalui GoZero%
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
KNKT mengungkap 6 faktor penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur. Dari sinyal hingga pengereman, ini temuan lengkapnya.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Bootcamp Road to Cari Aman Academy untuk mengasah kompetensi siswa sebagai pelopor keselamatan berkendara.