RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL — Sejumlah wilayah di Bantul masih blank spot atau belum ter-cover sinyal komunikasi. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menyebut lokasi titik blank spot ada di 15 kalurahan
Ke-15 kalurahan tersebut, yakni Kalurahan Dlingo, Jatimulyo, Mangunan, dan Temuwuh (Kapanewon Dlingo); Selopamioro (Imogiri); Triwodadi (Pajangan); Gilangharjo dan Triharjo (Pandak); Srimartani dan Srimulyo (Piyungan); Seloharjo (Pundong); Argosari, Argodadi dan Argorejo (Sedayu); serta Poncosari (Srandakan).
“Tapi itu bukan seluruh desa blank spot tapi blank spot di satu atau beberapa titik di desa,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Bantul, Arif Darmawan, Rabu (15/3/2023).
Menurutnya, sejumlah titik di desa-desa tersebut masih blank spot dikarenakan lebih ke faktor alam, kurang tersedianya menara pemancar sinyal telekomunikasi, karena banyak penyedia penyelenggara operator enggan mendirikan menara pada lokasi yang sedikit pengguna.
“Pertimbangan jumlah pelanggan sehingga belum ada perusahaan yang mau mendirikan tower. Jadi secara hitungan bisnis belum masuk,” ucapnya.
BACA JUGA: Asyik...Tiap Pedukuhan di Sleman Kini Dipasang WiFi Gratis
Kepala Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi, Keamanan Informasi, dan Persandian Diskominfo Bantul, Kawuniningrum menambahkan terkait dengan kondisi blank spot tersebut, pihaknya mengaku sudah berupaya menggandeng penyelenggara operator seluler.
Bahkan melalui Peraturan Daerah No.2/2021, penyelenggara operator juga dipermudah untuk mendirikan menara Base Transceiver Station (BTS) yang disesuaikan dengan zona kawasan.
Dia menjelaskan zona kawasan tersebut dipisahkan menjadi tiga kategori, yakni urban, sub urban, dan rural. Ketiga kategori itu nantinya yang menjadi acuan bagi penyelenggara operator untuk menentukan tipe, jenis, serta ketinggian menara telekomunikasi.
“Dengan adanya Perda itu juga diharapkan membuat pihak penyelenggara operator termotivasi untuk mencari dimana area yang selama ini masih belum ada tiang menara, sehingga bisa didirikan,” imbuhnya.
Sementara itu Ketua Koperasi Notowono atau wadah pengelola sejumlah objek wsata di Dlingo, Purwo Harsono menyatakan sebagian wilayah di Dlingo-Mangunan memang ada yang masih mengalami lemah sinyal.
Kendala tersebut ditemui pada beberapa destinasi wisata yang terletak di wilayah perbukitan. “Tetapi secara prinsip banyak yang sudah terjangkau sinyal seluler,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
India minta WhatsApp tunda fitur username karena khawatir dipakai penjahat siber. WhatsApp membela diri dengan perlindungan berlapis. Fitur ini masih opsional.
Beta Mom, gaya asuh santai yang viral di TikTok dan Wall Street Journal. Lawan helicopter parenting, fokus pada fleksibilitas dan kebahagiaan ibu-anak.
Animaccord membantah tuduhan bahwa Masha and the Bear menjadi alat propaganda Rusia. Studio menegaskan serial itu hanya mengusung nilai persahabatan dan imajina
Maroko lebih diunggulkan menghadapi Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat pengalaman, organisasi permainan, dan performa konsisten.
Pelaku usaha pigura di Sleman tertekan akibat kenaikan harga kaca dan kayu hingga 40 persen. Di saat yang sama, penjualan dilaporkan turun hingga 50 persen.