11 Lokasi di Sleman Ini Tidak Bisa Akses Internet

Ilustrasi. - Freepik
07 Maret 2021 09:37 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Kondisi geografis Sleman yang beragam membuat tak semua bisa mengakses internet. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sleman mencatat setidaknya terdapat 11 lokasi di Sleman yang belum terjangkau jaringan internet.

Sekretaris Diskominfo Sleman, Purwati, menjelaskan penemuan lokasi blank spot ini merupakan hasil survey saat pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 lalu, guna mengetahui ketersediaan jaringan internet di tempat pemungutan suara (TPS).

BACA JUGA : Dukung Pembelajaran Daring, Akses Internet Sekolah

Dari sebanyak 361 lokasi yang disurvei, ditemukan 335 lokasi memiliki signal bagus dengan jaringan 3G dan 4G. sementara 15 lokasi hanya mampu menangkap signal H+ dan 11 titik lainnya tidak terjangkau signal data seluler “Data ini menjadi acuan kami bahwa masih ada lokasi yang sulit mengakses internet,” katanya, Sabtu (7/3/2021).

Lokasi yang masih kesulitan mengakses internet ini kebanyakan berada di sekitar lereng Gunung Merapi, seperti di Giri Kerto, Turi dan Glagahharjo, Cangkringan. Karena basis datanya adalah TPS yang kebanyakan berada rumah pribadi, maka Diskominfo Sleman belum menindaklanjuti temuan ini.

Meski demikian data ini tetap menjadi catatan untuk pengecekan keterjangkauan jaringan internet di sekitar lokasi yang masih menjadi blank spot. “Akan menjadi prioritas untuk dipasangi free wifi. Pemasangan akan diletakkan di fasilitas publik seperti sekolah, posyandu, masjid,” katanya.

BACA JUGA : Barak Pengungsian Merapi Dilengkapi Akses Internet Gratis

Kasi Pengendalian Telekomunikasi Diskominfo Sleman, Agus Hermawan, mengatakan TPS kebanyakan berada di rumah pribadi seperti rumah Dukuh. Maka pemasangan free wifi tidak akan ditempatkan di persis lokasi TPS melainkan mencari fasilitas publik terdekat.

“TPS ditempatkan di rumah Dukuh. Dukuh kan punya masa jabatan. [kalau wifi dipasang di rumah dukuh] Bisa timbul konflik sosial jika masa jabatan dukuh habis. Maka pemasangan wifi didorong di fasilitas publik,” katanya.