Kuota Transmigrasi Belum Jelas, Gunungkidul Masih Menunggu Pusat
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul membangun jaringan Internet di 21 sekolah. Program ini dilakukan untuk mendukung kegiatan belajar daring selama pandemi Covid-19.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan program jaringan Internet di sekolah ini masuk dalam kegiatan penanggulangan Covid-19 yang dibiayai melalui belanja tak terduga. Total dibutuhkan anggaran Rp2,7 miliar untuk menyelesaikan jaringan ini. “Sudah mulai dipasang. Salah satunya di SMP Negeri 3 Girisubo yang berada di perbatasan dengan wilayah Wonogiri, Jawa Tengah. Total ada 21 sekolah yang dipasang jaringan Internet,” kata Edy, Jumat (11/12/2020).
Dia menjelaskan untuk melaksanakan program ini, BPBD bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga serta Dinas Komunikasi dan Informatika. Adapun teknisnya, sekolah yang akan dipasang jaringan berdasarkan rekomendasi dari disdikpora. Sedangkan proses pemasangan dilakukan oleh teknisi dari Diskominfo.
Diharapkan dengan program ini dapat meningkatkan dukungan dalam proses pembelajaran karena ada beberapa wilayah yang belum memiliki jaringan yang stabil. “Mudah-mudahan akses yang diberikan semakin lancar dalam proses pembelajaran jarak jauh,” katanya.
Menurut dia, untuk penanganan Covid-19, BPBD tidak hanya memasang Internet di sekolah. Pasalnya, juga memasang tempat cuci tangan di kawasan wisata. “Untuk program ini, kami bekerja sama dengan dinas pariwisata,” katanya.
Kasubag Perencanaan Disdikpora Gunungkidul, Sumarno mengatakan, secara teknis di sekolah-sekolah sudah terpasang jaringan Internet. Hanya saja, tidak semua mendapatkan akses dari Pemkab karena ada yang melakukan pengadaan sendiri sehingga harus mengeluarkan anggaran untuk penyediaan jaringan. “Makanya akses Internet dari pemkab terus diperluas. Untuk tahun ini ada 49 sekolah yang dipasang jaringan Internet dari Pemkab,” katanya.
Dia berharap, program Internet di sekolah ini bisa dilaksanakan setiap tahun sehingga penyelenggaraan pendidikan di sekolah bisa lebih lancar lagi. “Progam ini juga mendukung smart city yang dikembangkan oleh Pemkab. Jelas, kami sangat terbantu karena adanya akses untuk membantu dalam pembelajaran,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
BPBD Cilacap salurkan 117.000 liter air bersih ke 8 desa terdampak kekeringan. Ribuan warga kesulitan air selama kemarau.
Kasus dugaan korupsi program MBG di BGN menyeret TNI dan Polri aktif. Pemerintah tegaskan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.
4 kebiasaan setelah jam 5 sore yang wajib dihindari agar tekanan darah stabil: kafein, garam, alkohol, dan stres. Simak rekomendasi pakar kesehatan.
Meta luncurkan Pocket, aplikasi AI untuk membuat gim & aplikasi interaktif tanpa kode. Cukup dengan prompt, siapa pun bisa jadi kreator.
Justin Kluivert di-bully warganet Indonesia usai gagal penalti di Piala Dunia 2026. KNVB lapor polisi. Simak kronologi dan kaitannya dengan Patrick Kluivert.