Barak Pengungsian Merapi Dilengkapi Akses Internet Gratis

Puluhan balita berada dibarak pengungsian Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Sleman, Sabtu (7/11/2020). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
01 Februari 2021 12:47 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Akses internet menjadi faktor penting saat penanganan darurat kebencanaan Gunung Merapi. Oleh karena itu, upaya pemasangan WiFi oleh Diskominfo Kabupaten Sleman bakal menyasar dua pos pemantauan Gunung Merapi yang ada di Turgo, Purwobinangun, Pakem, Sleman.

Kepala Diskominfo Kabupaten Sleman Eka Surya Prihantoro mengatakan akses internet yang ada di dusun Turgo, Purwobinangun, Pakem, Sleman, tidak sebagus jika dibandingkan dengan wilayah-wilayah urban yang ada di Kabupaten Sleman. Banyak terdapat sejumlah blank spot. Sehingga akses internet tidak maksimal.

BACA JUGA : Demi Ternak, Pengungsi Merapi Memilih Pulang

"Kami juga mau pasang di Turgo. Ada dua pos pemantauan, satu pos pemantauan sudah terpasang, kan siang kemarin mau dipasang di pos pemantauan satunya, tapi keburu erupsi terus petugas turun," ujar Eka saat dikonfirmasi pada Minggu (31/1/2021).

Eka tidak menampik jika di wilayah Turgo banyak terdapat sejumlah blank spot. Hal tersebut dipengaruhi oleh faktor geografis. Terlebih, banyak terdapat pepohonan yang menjadi sebab akses internet tidak berjalan dengan maksimal.

"Karena memang kondisi geografis pohon dan naik turun, jadi memang agak sulit juga karena kalo blank spot sinyal dari operator selular juga sulit, kan mereka juga tergantung kebutuhan pasar ya. Nah, kita sebagai pemerintah mencoba fasilitasi di sana," sambung Eka.

BACA JUGA : Pengungsi Merapi di Pakem Mulai Berkurang

Tidak hanya akses internet berupa free WiFi yang menyasar pos pemantauan Gunung Merapi yang ada di Turgo, pihaknya juga memasang dua titik free WiFi di barak pengungsian Purwobinangun.

Tujuannya, agar akses internet bisa mendukung komunikasi yang dilakukan relawan, BPBD, Kabupaten Sleman, petugas kesehatan, pemerintah desa Purwobinangun, dan awak media dalam menjalankan tugasnya.

"Di sini [barak pengungsian] sudah mau pasang WiFi. Rencananya kita ada dua dari kominfo dan temen-temen APJI Asosiasi Pengusaha Jasa Internet, saya sudah kontak ketuanya, katanya mau bantu pasang. Seperti yang di Glagaharjo," terang Eka.

Kebutuhan akan akses internet penting menurut Eka. Terlebih, saat upaya penanganan kedaruratan tengah diupayakan oleh sejumlah pihak. Komunikasi menjadi modal penting agar penanganan bencana bisa berjalan maksimal. Tentunya, hal tersebut membutuhkan akses internet yang mumpuni.

BACA JUGA : Ancaman Merapi Berubah, Ratusan Pengungsi Dipulangkan

"Wifi kita gratiskan. Urgensi pemasangan untuk komunikasi dengan BPBD dan Puskesmas atau logistik dari sosial. Juga untuk kebutuhan teman-teman wartawan. Sekarang wifi sudah menjadi kebutuhan. Di dusun Turgo. Total ada 4 titik free WiFi, di sini [barak pengungsian] ada 2, di pos pemantauan Gunung Merapi ada dua, satunya sudah terpasang," katanya.