Dewan Pendidikan DIY Soroti Dugaan Diskriminasi Siswa Non Muslim
Dewan Pendidikan DIY menyoroti dugaan ketidaksetaraan fasilitas belajar siswa non muslim di SMA Negeri dan meminta seluruh sekolah memenuhi hak belajar setara.
Vaksinasi dosis ketiga yang digelar DPC PDIP Sleman - Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja mencatat capaian booster kedua atau vaksin dosis empat baru 11,32 persen. Sementara booster pertama mencapai 121,58 persen.
Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kesehatan Dinkes Kota Jogja, Lana Unwanah mengatakan di Kota Jogja minat masyarakat untuk vaksin cukup tinggi, khususnya booster pertama. Setelah ada surat edaran jadi syarat perjalanan.
"Cakupan vaksin dosis ketiga 121,58 persen, dosis empat 11,32 persen," ucapnya kepada Harianjogja.com, Jumat (17/3/2023).
Dia menjelaskan layanan vaksinasi bisa diakses di Puskesmas, Rumah Sakit (RS) dan klinik. Dinkes Kota Jogja mengimbau kepada masyarakat untuk tetap vaksin meski kasus Covid-19 sudah landai.
Baca juga: Sederet Tempat Wisata Gratis Jogja yang Cocok untuk Buka Puasa
"Imbauan kepada masyarakat, meski kasus Covid sudah landai, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah dicabut, tapi hendaknya tetap Prokes, dan lakukan vaksinasi Covid untuk mempertahankan kekebalan komunitas," jelasnya.
Salah satu warga Kota Jogja, Alina mengatakan ada dua alasan pada memilih untuk vaksin booster kedua. Pertama sebagai usaha preventif agar tidak sakit dan kedua untuk jaga-jaga jika sewaktu-waktu kebijakan pemerintah berubah.
Saat ini syarat perjalanan masih vaksin booster pertama, sehingga jika syaratnya tiba-tiba berubah jadi booster kedua tidak perlu repot-repot vaksin lagi. Menurutnya ini persiapan untuk jangka panjang.
"Saya mantau jadwal di Dinas Kesehatan DIY, nyari jadwal nemu di Puskesmas Banguntapan III pas ke sana kuotanya 30 dan susah habis. Lalu cek di Dinas DIY ternyata buka sentra saya vaksin di situ," ucapnya.
Dia mendapatkan vaksin Pfizer. Setelah vaksin beberapa hari lalu menurutnya tidak ada keluhan apapun. "Saya suka pergi-pergi dan kebijakan pemerintah suka berubah jadi prepare aja," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dewan Pendidikan DIY menyoroti dugaan ketidaksetaraan fasilitas belajar siswa non muslim di SMA Negeri dan meminta seluruh sekolah memenuhi hak belajar setara.
Produksi salak Sleman Semester I 2026 turun 4,81% menjadi 200.531,77 kuintal. Lahan berkurang dan tanaman tua jadi penyebab utama.
Peraih Fields Medal 2026 Jacob Tsimerman bergabung dengan OpenAI untuk fokus mengembangkan keamanan AI dan mengurangi risiko teknologi masa depan.
Phil Collins mengaku hampir meninggal pada 2024 akibat komplikasi kesehatan karena alkohol. Musisi Genesis itu sempat dirawat di ICU.
FA Inggris dikabarkan mengikuti Wales mencabut dukungan untuk Gianni Infantino setelah gagalnya proyek komersial FIFA senilai US$4,2 miliar.
Main HP di ruangan gelap bisa memicu mata lelah, mata kering, hingga gangguan tidur. Simak 11 dampak yang perlu diwaspadai.