Video AI Catut Sri Sultan Beredar, Pemda DIY Beri Peringatan
Pemda DIY mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya video AI yang mencatut Sri Sultan Hamengku Buwono X dan diduga bermuatan penipuan.
Seorang lansia mendapatkan vaksinasi booster di Kantor Kecamatan Ngemplak, Sleman, Kamis (24/2/2022). /Ist.
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman mencatat capaian vaksinasi booster kedua masih di bawah 10 persen. Sementara vaksinasi booster pertama sudah mencapai di atas 50 persen.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Sleman, Khamidah Yuliati mengatakan rendahnya capaian vaksinasi kedua karena tidak dijadikan syarat perjalanan seperti booster pertama.
"Masyarakat umum dan lansia yang masih sedikit. Belum teridentifikasi angka pastinya. KPCN [Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional] macet," ucapnya, Sabtu (11/3/2023).
Capaian vaksinasi booster dua menurutnya sempat mencapai 90 persen sebelum digabung dengan masyarakat umum. Begitu digabung persentasenya jadi turun.
"Masyarakat merasa sudah landai [kasus Covid-19]."
Baca juga: Ganjar dan Jokowi Kompak Nonton Konser Deep Purple
Kepala Dinkes Sleman, Cahya Purnama mengatakan kegiatan vaksinasi digelar di sentra-sentra vaksin seperti Sleman City Hall (SCH) dan rumah dinas bupati.
"Ini sentra-sentra vaksin ditingkatkan untuk mempertinggi booster," ucapnya.
Menurutnya masyarakat perlu diingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir. Salah satu pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan vaksinasi. Dia mengajak masyarakat untuk mengakses layanan vaksinasi booster ini.
"Ya ini yang jadi masalah, jadi masyarakat harus diingatkan pandemi belum berakhir."
Sebelumnya per 24 Januari 2023 masyarakat Sleman sudah bisa mengakses vaksinasi booster kedua. Booster kedua ini bisa diakses di dua rumah sakit umum daerah (RSUD) dan 25 puskesmas sesuai jadwal masing-masing. Sementara SCH setiap akhir pekan.
Epidemiolog Universitas Gadjah Mada (UGM), Bayu Satria Wiratama mengatakan vaksinasi sebaiknya difokuskan kepada masyarakat yang belum mendapatkan booster pertama dan dosis lengkap. Masyarakat yang sudah booster pertama perlindungannya sudah bagus dibandingkan yang belum booster atau dosis lengkap.
"Karena mereka yang mendapatkan booster kedua adalah mereka yang sudah booster pertama di mana itu perlindungannya sudah bagus," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya video AI yang mencatut Sri Sultan Hamengku Buwono X dan diduga bermuatan penipuan.
5 aplikasi Google seperti YouTube, Chrome, Maps, Gmail, dan Google Home disebut paling banyak menguras baterai HP. Simak cara mengatasinya.
Sebanyak 39 pelajar SMA asal Bantul mulai belajar di Sekolah Rakyat Terpadu Kulon Progo. Seleksi dilakukan melalui asesmen kondisi keluarga.
Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe juara Washington Open 2026 usai menang di final. Gelar ini menjadi trofi WTA kedelapan Aldila.
WNI berusia 25 tahun ditahan di KLIA Malaysia setelah mengamuk akibat penerbangan tertunda lima jam dan mengancam staf maskapai.
Brain fog membuat sulit fokus dan mudah lupa. Kenali gejala, penyebab, serta cara mengatasinya agar produktivitas tetap terjaga.