Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
GBPH Prabukusumo saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Hotel The Rich Jogja, Sabtu (12/1/2019)./Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, JOGJA—Ketua PMI DIY Gusti Bendara Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo mengaku kecewa dengan tata kelola PMI Jogja setelah ia mengetahui tagihan utang dan pembukuan keuangan yang tak transparan di lembaga tersebut, Selasa (21/3/2023). GBPH Prabukusumo meminta masalah tersebut diselesaikan di pengadilan.
GBPH Prabukusumo yang akrab disapa Gusti Prabu menyebut dirinya angkat tangan dan tak bisa membantu lagi keadaan PMI Jogja. “Sebelumnya berkas laporan kepengurusan 2016-2021 juga tidak diserahkan saat Musyawarah Kota PMI Jogja, ternyata kondisinya sampai punya hutang miliaran seperti itu, saya sudah tak sanggup bantu lagi, ruwet sekali,” katanya, Selasa siang.
Kondisi PMI Jogja, jelas Gusti Prabu, perlu pembenahan menyeluruh. “Kalau saya karena soal keuangan ini perlu pertangungjawaban, sedangkan bukti-bukti pembukuan tidak ada maka perlu dibawa ke jalur hukum. Ini sudah masalah pidana dimana masalahnya menghilangkan barang bukti,” jelasnya.
Gusti Prabu menegaskan jika kepengurusan PMI Jogja 2016-2021 tidak memiliki itikad baik untuk bertanggung jawab maka ia harap masalahnya dibawa ke meja hijau. “Begitu masuk ke pengadilan, enggak usah nunggu selesai, langsung muskot (musyawarah kota) sehingga PMI Kota bisa segera punya pengurus yang definitif,
Kepengurusan PMI Jogja 2016-2021, jelas Gusti Prabu, sangat tidak jelas, baik dari sisi penentuan kebijakan sampai cara pengeluaran anggaran. “Jadi, waduh sudah ruwet, ruwet sekali. Pokoknya kebijakan-kebijakan, kemudian cara mengeluarkan anggaran, dan lain sebagainya itu ruwet sekali, aneh sekali,” ucapnya.
BACA JUGA: Pelaku Mutilasi Sleman Ditangkap Saat Sembunyi di Rumah Saudaranya di Temanggung
Gusti Prabu menjelaskan dirinya juga sudah mendengar keluh kesah Ketua PMI Jogja Heroe Poerwadi. “Pak Heroe itu kasihan sekali sebagai ketua terpilih 2021-2026 dia sampai diperlakukan tidak baik oleh pengurus PMI. Masak Pak Heroe ke kantor PMI ditanya ngapain ini orang-orangnya aneh sekali,” ujarnya.
Heroe sendiri sudah mengundurkan diri sebagai Ketua PMI Jogja. “Beliau konsultasi ke saya dan memang sudah saya restui, dia juga sudah tidak sanggup lagi,” jelas Gusti Prabu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Banjir Semarang 2026 melanda Tugu dan Ngaliyan. 313 KK terdampak, satu lansia hilang, tanggul Sungai Plumbon jebol.
Lonjakan penumpang KA Daop 6 Yogyakarta naik hingga 91% saat libur panjang. KAI tambah 7 perjalanan kereta.
DPRD DIY soroti dokumen renovasi Mandala Krida yang belum lengkap. MC-0 dan DED 2026 terancam tertunda.
SPMB Sleman 2026 dibuka dengan jalur prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi. Ini syarat dan ketentuan lengkapnya.
Jadwal SIM Keliling Jogja Mei 2026 lengkap di Alun-Alun Kidul, Sasono Hinggil, dan MPP. Cek lokasi, jam, dan syarat perpanjangan SIM A dan C terbaru.