Penumpang KAI Daop 6 Tembus 246 Ribu saat Libur Kenaikan Yesus
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Ilustrasi masjid./Shutterstock
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Jogja menyampaikan imbauan jangan ada kegiatan politik di tempat ibadah. Koordinator Divisi Hukum Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kota Jogja, Noor Harsya Aryo Samudro mengatakan peserta Pemilu perlu membedakan kegiatan politik dan kegiatan agama.
Melalui Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se Kota Jogja, Bawaslu menyampaikan imbauan agar tempat ibadah tidak dijadikan sebagai media sosialisasi peserta Pemilu. Sehingga tempat ibadah terjaga situasi dan kondisinya.
BACA JUGA : Pengurus Masjid Diminta Tidak Memberikan Panggung
"Agar peserta Pemilu melakukan kegiatan sosialisasi di masyarakat dibedakan dengan kegiatan ibadah bulan ramadan. Agar jelas kegiatan politik dengan kegiatan ibadah berbeda," ucapnya dihubungi, Sabtu (25/3/2023).
Menurutnya kerja sama juga dilakukan dengan Bakesbangpoldagri Kota Jogja menggelar sosialisasi dengan pengurus rumah ibadah se Kota Jogja, dalam menyambut tahapan Pemilu dan menyongsong ramadan 1444 H.
"Beberapa rumah ibadah sudah berkomunikasi sebagai bentuk koordinasi untuk pencegahan. Seperti vihara, gereja, dan masjid. Teman-teman Panwascam juga sudah melakukan koordinasi dengan pimpinan di masing-masing wilayah," jelasnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, kendalanya saat ini adalah Bawaslu belum bisa menindak jika ada temuan karena belum masuk masa kampanye. Hal yang bisa dilakukan saat ini hanya sosialisasi dan upaya pencegahan.
BACA JUGA : Tegas! Masjid di Kota Jogja Tolak Kegiatan Politik
"Problemnya kami belum bisa menindak apabila ada dugaan pelanggaran karena belum memasuki tahapan masa kampanye."
Ketua Takmir Masjid Gedhe Kauman, Azman Latif menyampaikan Masjid Gedhe Kauman menghadirkan penceramah berdasarkan pada kompetensi, baik sisi keagamaan ataupun yang lain. "Dengan demikian kami berharap jamaah akan tercerahkan pada semua aspek baik agama dan lainnya."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
DPAD DIY mengedukasi masyarakat pentingnya arsip sebagai aset berharga dan bukti hukum melalui kampanye sadar arsip sejak dini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 25 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu. Tarif Rp8.000, keberangkatan padat dari pagi hingga malam.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.