Bayi Evakuasi di Sleman Alami Jaundice Kelainan Jantung dan Hernia
Tiga bayi hasil evakuasi di Pakem, Sleman, jalani perawatan intensif di RSUD Sleman akibat kelainan jantung, hernia, dan jaundice. Simak penjelasan medis lengka
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO–Satpol PP Kulonprogo menyita daging sapi tidak layak konsumsi karena telah membusuk di sebuah lemari pendingin di Pasar Bendungan, Kabupaten Kulonprogo pada Kamis (30/3/2023).
Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum, Satpol PP Kulonprogo, Alif Romdhoni mengatakan lembaganya bersama beberapa OPD terkait telah melakukan operasi gabungan di beberapa pasar di Kulonprogo.
"Petugas Dinas Pertanian dan Pangan [DPP] Kulonprogo itu kemarin memberi info kalau ada salah satu pedagang di Pasar Bendungan yang menawarkan dan menyimpan daging sapi tidak layak konsumsi," kata Alif dihubungi pada Jumat (31/3/2023).
Sehari setelah mendapat informasi tersebut, Satpol PP langsung pergi ke Pasar Bendungan untuk menyita daging sapi yang total beratnya mencapai 25 kilogram.
Operasi tersebut penting dilakukan mengingat hajatan besar untuk Lebaran tidak lama lagi digelar. Pasar yang bersih dari barang dagangan kedaluwarsa, maka konsumen pun dapat terhindar dari risiko yang tidak diinginkan.
"Beberapa daging kami sita. Beberapa yang lain dimusnahkan oleh pedagang itu sendiri disaksikan Satpol PP," katanya.
Jelas Alif, sebelumnya pihak pedagang juga sudah berencana memusnahkan daging sapi tersebut secara mandiri. Katanya, pemilik daging sapi yang busuk tersebut telah mematikan freezernya sejak semalam sebelumnya.
"Sudah ada itikad baik dari pedagang itu. Hanya saja kan kami harus memastikan daging tersebut memang tidak berakhir di tangan konsumen," ucapnya.
BACA JUGA: Waspada Cuaca Ekstrem Empat Hari ke Depan, Hujan Tidak Lama tapi Anginnya Merusak
Satpol PP Kulonprogo lantas memberi sanksi administratif kepada pedagang yang bersangkutan agar dia tidak mengulangi hal serupa.
Operasi rutin tersebut rutin dilakukan bersama DPP dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) guna meminimalkan peredaran bahan pangan tidak layak konsumsi.
"Operasi itu kami lakukan rutin; sekali seepekan di sejumlah pasar tradisional selama ramadhan," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga bayi hasil evakuasi di Pakem, Sleman, jalani perawatan intensif di RSUD Sleman akibat kelainan jantung, hernia, dan jaundice. Simak penjelasan medis lengka
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.
Chelsea dikabarkan segera menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru dengan kontrak empat tahun usai tercapai kesepakatan prinsip.
212 T01 facelift resmi meluncur di Beijing Motor Show 2026 dengan desain baru dan siap menantang Jeep Wrangler di pasar global.
Persib Bandung menghadapi PSM Makassar dengan kondisi pincang setelah Bojan Hodak dan tiga pemain utama dipastikan absen.