Ekonomi DIY Tumbuh 5,75% pada Triwulan II 2026, Tertinggi di Jawa
Ekonomi DIY tumbuh 5,75% pada triwulan II 2026, tertinggi di Pulau Jawa. BPS mengungkap sektor pendorong dan BI optimistis tren berlanjut.
Penyerahan sertifikat tanda daftar varietas lokal duku asli Nitikan./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Penghijauan menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kelurahan Sorosutan, Kota Jogja. Lurah Kelurahan Sorosutan, Muhammad Zulazmi, mengatakan luas wilayah Sorutan sekitar lima persen dari Kota Jogja sehingga melalui penghijauan, Sorosutan bisa menyumbang produksi oksigen untuk Kota Jogja.
"Jargon kami Sorosutan Paru-Paru Jogja [Suparjo), jadi ketika banyak vegetasi di Sorosutan maka produksi oksigen pun akan meningkat," paparnya, Rabu (5/4/2023).
Penghijauan di Sorosutan salah satunya melalui budidaya duku asli Nitikan. Dia bercerita mulanya saat menjalankan program penghijauan dicarilah vegetasi lokal, yang kemudian bisa menjadi brand Sorosutan.
"Ketemu duku Nitikan ini, yang sudah lama dikenal dan ternyata jumlah pohonnya semakin hari semakin berkurang. Data terakhir 17 pohon yang masih terdaftar ada di Kampung Nitikan," jelasnya.
Sehingga selain penghijauan, ada juga konservasi pada vegetasi khas yang ada di Sorosutan. Berbagai data dikumpulkan dan dikomunikasikan dengan pihak-pihak terkait. Baik dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja, Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Kementerian Pertanian.
Pada Februari 2022, dimulailah proses penelitian pada varietas ini. Penelitian dilakukan mulai dari batang, daun, buah, dan bunga. Namun karena pada 2022 sudah berbuah, maka penelitian pada bunga dilakukan pada musim berikutnya di 2023.
"Setelah diteliti, dari batangnya beda, dari buahnya beda, dan bunganya beda. Ada beberapa indikator, dari Badan Riset dan Inovasi Nasional akhirnya diteliti dan menghasilkan sebuah pengakuan bahwa duku Nitikan adalah duku yang khas. Kemudian terdaftar di Kementerian Pertanian," paparnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, dari tingkat kemanisan buah ini duku Nitikan sangat manis. Duku ini bernama duku asli Nitikan. "Kulitnya tipis, getahnya minimalis, rasanya manis."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonomi DIY tumbuh 5,75% pada triwulan II 2026, tertinggi di Pulau Jawa. BPS mengungkap sektor pendorong dan BI optimistis tren berlanjut.
Neeltje Deliana Insjowi Werimon, Paskibraka asal Jayapura, menjadi pembawa baki bendera saat penurunan Sang Merah Putih di Istana Merdeka.
DPMPTSP Kota Jogja meluncurkan Katalog Data untuk mempermudah akses informasi perizinan, nonperizinan, OSS, dan investasi secara digital.
Petani muda Rejo Farm di Sleman menghias ratusan melon dengan tema pejuang merah putih untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Sri Sultan HB X menegaskan kedaulatan, keadilan dan kemakmuran harus menjadi laku bangsa dalam membangun Indonesia.
BGN menutup 1.300 SPPG yang tidak memenuhi standar keselamatan pangan dan menyiapkan test kit kimia untuk mendeteksi racun.