Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi penangkapan oleh polisi. (Freepik)
Harianjogja.com, BANTUL—Selama dua pekan Ramadan Polres Bantul menangkap sebanyak 45 remaja yang berurusan dengan hukum. Para remaja tersebut ditangkap atas kasus pengeroyokan, penganiayaan, kepemilikan senjata tajam (sajam) dan aksi perang sarung.
Kapolres Bantul, AKBP Ihsan mengatakan dari 45 remaja yang ditangkap, tujuh remaja di antaranya karena kasus pengeroyokan, dua kasus penganiayaan, 16 karena kasus kepemilikan sajam, dan 20 remaja lainnya karena aksi perang sarung.
“Untuk pelaku pengeroyokan, penganiayaan, dan kepemilikan sajam akan kita proses hukum. Sementara untuk pelaku perang sarung kita lakukan pembinaan,” katanya, Kamis (6/4/2023).
Dalam aksi perang sarung, polisi juga menyita 13 unit sepeda motor. Ihsan menyatakan polisi menyita sepeda motor yang digunakan oleh para yang pelaku yang masih berstatus pelajar salah satu SMP di Dlingo dan boleh diambil setelah Lebaran.
“Tujuannya untuk memberi peringatan kepada orangtua yang seharusnya peduli kepada anaknya, khususnya keselamatan berkendara,” ujarnya.
Lebih lanjut Kapolres mengatakan bahwa tugas menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) bukan semata tugas polisi. Namun juga diperlukan peran serta dari masyarakat.
“Polisi tidak bisa bekerja sendirian dalam menjaga keamanan, harus ada partispasi dari masyarakat,” katanya.
Karena itu ia mengimbau masyarakat untuk bekerja sama dengan Polri dalam mewujudkan Bantul yang aman dan nyaman. Tak hanya itu, Ihsan juga mengingatkan para orang tua untuk memperhatikan putra-putrinya, jangan sampai terlibat kejahatan jalanan maupun geng sekolah.
“Kami meminta peran para orang tua untuk mengawasi putra-putrinya, perhatikan dengan siapa mereka bergaul, dan cari apabila pukul 22.00 WIB belum pulang. Jangan sampai mereka menjadi pelaku maupun korban kejahatan jalanan,” katanya.
Selama bulan Ramadan ini, Kapolres memastikan jajarannya akan terus berpatroli dan tidak akan segan untuk menindak tegas para pelaku kejahatan agar masyarakat bisa merasa nyaman saat menjalankan ibadah puasa
“Kami ada patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan untuk antisipasi segala bentuk yang menggangu Kamtibmas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Jadwal pemadaman listrik Jogja 16 Mei 2026 di Sleman, Kota Jogja, dan Gunungkidul. Cek lokasi terdampak dan tips antisipasi.
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT
Cuaca Jogja Sabtu ini berawan dengan potensi hujan lokal. BMKG ingatkan hujan bisa turun tiba-tiba siang–sore hari.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.