Temuan Ulat hingga Dugaan Keracunan, SPPG Gagaksipat Boyolali 5 Diadukan
PAUD/KB Kids Fun Education Boyolali mengadukan SPPG Gagaksipat 5 terkait dugaan keracunan MBG, temuan ulat, dan hasil pemeriksaan laboratorium.
Foto ilustrasi arus lalu lintas di jalan Solo-Klaten. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Praktisi Keselamatan Jalan Raya dan juga Founder dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik lebaran 2023, diharapkan untuk membawa barang yang memang diperlukan saja.
"Satu yang harus dipastikan kalau kita mau mudik, barang-barang yang dibawa hanya barang-barang yang memang diperlukan selama perjalanan saja," kata Jusri melansir dari Antara.
BACA JUGA : Daftar Tol Fungsional Mudik Lebaran 2023 Gratis per 15 April: Ada Tol Jogja Solo
Jika ingin memberikan barang oleh-oleh untuk keluarga maupun saudara di daerah, Jusri menyarankan untuk mengirim barang tersebut melalui jasa kargo. Sebab nantinya akan nyaman bagi penumpang di dalamnya.
Menambah kompartemen di bagian atap atau roof box kendaraan tak begitu disarankan sebab akan memengaruhi keseimbangan kendaraan yang akan digunakan ke kampung halaman nanti.
"Barang-barang yang tidak kita gunakan dalam perjalanan tersebut, tetapi digunakan di tempat [kampung halaman], sebaiknya dikirim saja," katanya.
Tak sekedar bicara Jusri Pulubuhu sendiri telah melakukan kebiasan mengirim barang dengan cara dipaketkan pada saat sebelum perjalanan mudik sejak beberapa tahun belakangan ini.
Tentunya dengan tujuan kenyamanan pada saat melakukan perjalanan mudik yang cukup jauh sekaligus membutuhkan konsentrasi yang tinggi.
BACA JUGA : Waspada! Cuaca Ekstrem Diprediksi Terjadi saat Mudik Lebaran, 190 Stasiun
"Saya juga sering melakukan perjalan ke luar kota, semua barang yang memang tidak dibutuhkan selama perjalanan itu saya kirim dulu semuanya," jelasnya.
Faktor lain yang mesti diperhatikan ialah mengecek kendaraan yang akan dibawa sebelum melakukan perjalanan mudik. Mulai dari kondisi ban, pendingin udara, hingga pelumas penting untuk diwaspadai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PAUD/KB Kids Fun Education Boyolali mengadukan SPPG Gagaksipat 5 terkait dugaan keracunan MBG, temuan ulat, dan hasil pemeriksaan laboratorium.
DPMKal Bantul meminta 30 lurah baru fokus pada empat indikator kinerja, yakni pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan PAKal
Polisi menetapkan W sebagai tersangka kasus sajam viral di Jogja. Total 12 perkara kericuhan aksi 20 dan 28 Oktober masuk penyidikan.
DPMKal Bantul meminta 30 lurah baru fokus pada empat indikator kinerja, yakni pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan PAKal
Borneo FC ditahan PSM Makassar 1-1 meski unggul jumlah pemain. Dua pemain Juku Eja mendapat kartu merah dalam laga di Stadion Segiri.
Segafredo Cafe mengembangkan hospitality Italia di Jogja dengan sajian kopi, pasta, dan pizza untuk menyasar wisatawan asing maupun domestik.