Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Foto ilustrasi arus lalu lintas di jalan Solo-Klaten. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Praktisi Keselamatan Jalan Raya dan juga Founder dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik lebaran 2023, diharapkan untuk membawa barang yang memang diperlukan saja.
"Satu yang harus dipastikan kalau kita mau mudik, barang-barang yang dibawa hanya barang-barang yang memang diperlukan selama perjalanan saja," kata Jusri melansir dari Antara.
BACA JUGA : Daftar Tol Fungsional Mudik Lebaran 2023 Gratis per 15 April: Ada Tol Jogja Solo
Jika ingin memberikan barang oleh-oleh untuk keluarga maupun saudara di daerah, Jusri menyarankan untuk mengirim barang tersebut melalui jasa kargo. Sebab nantinya akan nyaman bagi penumpang di dalamnya.
Menambah kompartemen di bagian atap atau roof box kendaraan tak begitu disarankan sebab akan memengaruhi keseimbangan kendaraan yang akan digunakan ke kampung halaman nanti.
"Barang-barang yang tidak kita gunakan dalam perjalanan tersebut, tetapi digunakan di tempat [kampung halaman], sebaiknya dikirim saja," katanya.
Tak sekedar bicara Jusri Pulubuhu sendiri telah melakukan kebiasan mengirim barang dengan cara dipaketkan pada saat sebelum perjalanan mudik sejak beberapa tahun belakangan ini.
Tentunya dengan tujuan kenyamanan pada saat melakukan perjalanan mudik yang cukup jauh sekaligus membutuhkan konsentrasi yang tinggi.
BACA JUGA : Waspada! Cuaca Ekstrem Diprediksi Terjadi saat Mudik Lebaran, 190 Stasiun
"Saya juga sering melakukan perjalan ke luar kota, semua barang yang memang tidak dibutuhkan selama perjalanan itu saya kirim dulu semuanya," jelasnya.
Faktor lain yang mesti diperhatikan ialah mengecek kendaraan yang akan dibawa sebelum melakukan perjalanan mudik. Mulai dari kondisi ban, pendingin udara, hingga pelumas penting untuk diwaspadai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Sapi jumbo 977 kg asal Klaten terpilih jadi kurban Presiden 2026. Dipelihara peternak muda, lolos uji kesehatan dan siap disembelih.
Persebaya pesta gol 7-0 atas Semen Padang. Simak jalannya pertandingan, daftar pencetak gol, dan susunan pemain lengkap.
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Selandia Baru umumkan skuad Piala Dunia 2026 hasil seleksi 3 tahun. Kombinasi pemain senior dan muda siap beri kejutan.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.