Sekolah Rakyat di Tengah Tren Penurunan Jumlah Anak, Ini Kata Pakar
Sekolah Rakyat dinilai tetap dibutuhkan meski jumlah anak menyusut. Pemerintah perlu menyesuaikan kebijakan pendidikan dengan perubahan demografi.
Massa melakukan aksi di sekitar ALun-Alun Utara Jogja, Minggu (9/4/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan massa ormas melakukan aksi damai di sekitar Simpang Tiga Alun-Alun Utara, Kawasan Titik Nol Kilometer, Kota Jogja, Minggu (9/4/2023) sore. Mereka menyuarakan dukungan terhadap Palestina yang di Bulan Ramadan ini belum mendapatkan ketenangan beribadah karena masih dalam suasana konflik.
Massa melakukan aksi dengan berorasi di persimpangan Alun-Alun Utara Jogja yang berada di Jalan Pangurakan Titik Nol Kilometer. Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Presidium Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) DIY Ustaz Syukri Fadholi. Selain dari ormas, perwakilan mahasiswa juga turut memberikan orasi dengan tema dukungan terhadap Palestina.
BACA JUGA : Final Piala Palestina Dihujani Gas Air Mata Pasukan Israel
Setelah melakukan orasi, massa kemudian membagikan takjil kepada para pengguna jalan di sekitar akwasan Titik Nol Kilometer, Jogja. Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan dari aparat kepolisian.
“Kami menggelar aksi kepedulian terhadap Palestina, mengingat dalam suasana Ramadan ini warga Palestina masih berkonflik dengan Israel,” kata Koordinator Aksi Totok Sunyoto.
Ia menilai aksi tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap Palestina sejalan dengan konstitusi Indonesia yang sepenuhnya memberikan dukungan terhadap Palestina. “Sehingga perlu menunjukkan kepedulian sebagai warga negara Indonesia yang jelas dalam Amanah UUD menentang penjajahan,” ujarnya.
BACA JUGA : Indonesia Batal Gelar Piala Dunia U-20, Pemerintah
Selain melakukan orasi, massa juga melakukan penggalangan dana yang hasilnya akan diserahkan sebagai bentuk bantuan untuk warga Palestina.
“Penggalangan dana disalurkan ke palestina yang akan kami serahkan melalui relasi kami yang bisa menyalurkan. Sekalian dalam aksi ini kami mengadakan pembagian takjil kepada masyarakat yang merupakan hasil dari pengumpulan para sukarelawan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekolah Rakyat dinilai tetap dibutuhkan meski jumlah anak menyusut. Pemerintah perlu menyesuaikan kebijakan pendidikan dengan perubahan demografi.
Pemkab Gunungkidul merehabilitasi tiga pasar tradisional pada 2026. Perbaikan Pasar Wotgaleh, Karangijo, dan Ngrancah terkendala anggaran.
Donald Trump kembali mengancam Iran dengan operasi militer jika diplomasi nuklir gagal. Simak 4 ancaman terbaru Trump dan dampaknya bagi Selat Hormuz.
Pemkab Sleman bersama Forum TJSP menyalurkan bantuan Rp6,7 miliar melalui Gebyar TJSP Merdeka 2026 untuk beasiswa, sembako, modal usaha, bantuan disabilitas
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyebut koruptor dapat dijatuhi hukuman mati sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.
Pemerintah mulai mempercepat langkah antisipasi terhadap potensi ancaman keamanan siber seiring perkembangan teknologi komputasi kuantum.